Advertisement
Iran Tolak Gencatan Senjata, Minta Perang Dihentikan Total
Asap mengepul di Teheran, Iran. Ledakan terdengar lagi di Teheran, Iran, 1 Maret 2026. ANTARA/Xinhua - Shadati
Advertisement
Harianjogja.com, ISTANBUL— Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan negaranya tidak menginginkan gencatan senjata, melainkan penghentian perang secara menyeluruh disertai jaminan bebas serangan di masa depan serta kompensasi.
Dalam wawancara dengan Al Jazeera, Selasa (31/3), Araghchi menyebut komunikasi dengan Amerika Serikat bukanlah bentuk negosiasi resmi, melainkan sebatas pertukaran pesan.
Advertisement
Ia mengaku terus menerima pesan dari utusan khusus AS, Steve Witkoff, namun menegaskan hal itu tidak dapat diartikan sebagai proses perundingan formal.
Menurutnya, komunikasi tersebut dilakukan melalui kementerian luar negeri dan jalur terbatas antar lembaga keamanan, tanpa melibatkan pihak tertentu di dalam negeri.
BACA JUGA
Araghchi menambahkan, pertukaran pesan berlangsung dalam kerangka resmi pemerintah di bawah pengawasan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.
Ia menyebut isi pesan mencakup peringatan serta pandangan yang disampaikan melalui saluran tertentu.
Menanggapi laporan bahwa Iran telah merespons 15 usulan AS, Araghchi membantah klaim tersebut. Ia menegaskan hingga kini belum ada tanggapan resmi yang dikirim dan Iran juga belum mengajukan syarat apa pun.
Lebih lanjut, ia menekankan belum ada keputusan terkait negosiasi. Araghchi juga mengingatkan bahwa rakyat Iran tidak bisa diancam, serta meminta Presiden AS, Donald Trump, untuk menyampaikan pernyataan dengan lebih hormat.
Hormuz Diklaim Tetap Aman
Terkait keamanan maritim, Araghchi menyatakan Selat Hormuz tetap terbuka sepenuhnya.
Namun, ia menegaskan pembatasan hanya berlaku bagi pihak-pihak yang dianggap melakukan tindakan permusuhan terhadap Iran.
Ia juga memastikan pemerintah telah mengambil langkah untuk menjamin keamanan jalur pelayaran tersebut, khususnya bagi kapal-kapal dari negara sahabat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
11 Jembatan Garuda Dibangun di Gunungkidul, Ini Daftar Lokasinya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Babak I Bolivia vs Irak 1-1, Tiket Piala Dunia Dipertaruhkan
- Ujian TKA Dimulai April, Sekolah dan Orang Tua Diklaim Makin Siap
- Prediksi Irak vs Bolivia: Perebutan Tiket Terakhir Piala Dunia 2026
- Jadwal Terbaru KRL Jogja Solo 1 April 2026, Pagi hingga Malam
- Dari Kelompok Tani, Sekar Arum Ubah Sampah Jadi Prestasi di Jogja
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 1 April 2026
- BGN Kembali Menutup Ratusan Dapur MBG, Ini Penyebabnya
Advertisement
Advertisement






