Advertisement
Arus Pantura Cirebon Mulai Naik H-7 Lebaran, Lalu Lintas Lancar
Kendaraan roda dua dari luar daerah saat melintas di Jalur Pantura Kota Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (14/3/2026). ANTARA - Fathnur Rohman.
Advertisement
Harianjogja.com, CIREBON—Arus kendaraan di Jalur Pantai Utara (Pantura) Kota Cirebon mulai meningkat pada H-7 Lebaran 2026 atau Sabtu (14/3/2026). Meski volume kendaraan bertambah, kondisi lalu lintas dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah masih terpantau lancar.
Kepala Pos Pengamanan Kanggraksan Polres Cirebon Kota, Juntar Hutasoit, mengatakan peningkatan arus kendaraan tersebut mulai terlihat sejak Jumat (13/3) malam di ruas Jalur Pantai Utara wilayah Cirebon.
Advertisement
“Sejak Jumat malam dibandingkan hari-hari biasa sudah ada peningkatan. Namun arus lalu lintas dari Jakarta menuju Jawa Tengah masih relatif lancar,” katanya.
Menurut dia, peningkatan arus kendaraan yang terjadi saat ini belum terlalu signifikan karena sebagian besar masih didominasi aktivitas masyarakat lokal di wilayah Cirebon dan sekitarnya.
BACA JUGA
Aktivitas masyarakat pada malam hari juga terpantau cukup tinggi selama Ramadan, terutama karena banyak warga yang menggelar kegiatan buka puasa bersama.
“Kalau kami lihat dari aktivitas perusahaan yang ada di sekitar sini, banyak warga lokal yang melaksanakan buka bersama, baik dari arah Kuningan menuju Kota Cirebon maupun sebaliknya,” ujarnya.
Meski arus kendaraan masih lancar, kepolisian tetap melakukan pemantauan intensif karena Jalur Pantura Cirebon merupakan salah satu lintasan utama kendaraan menuju wilayah Jawa Tengah saat musim mudik Lebaran.
Ia menjelaskan pengaturan lalu lintas di kawasan Simpang Kanggraksan dilakukan secara berkelanjutan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026.
“Untuk pengaturan lalu lintas di sini terkait Operasi Ketupat dilaksanakan secara kontinu selama 24 jam dengan sistem pergantian petugas,” katanya.
Selain itu, petugas juga disiagakan di sejumlah titik yang dinilai rawan menimbulkan kepadatan kendaraan, terutama di persimpangan jalan utama di kawasan tersebut.
Pos Pengamanan Kanggraksan juga dimanfaatkan untuk memantau dan mengatur arus kendaraan dari empat simpang lampu lalu lintas di wilayah itu.
Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan setempat, sekitar empat hingga lima ribu kendaraan roda dua tercatat melintas di ruas arteri Kota Cirebon sejak pukul 00.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB.
Sementara itu, seorang pemudik asal Tegal bernama Endin mengaku perjalanan dari Jakarta menuju kampung halamannya masih berjalan lancar meskipun jumlah kendaraan mulai bertambah.
Ia memilih berangkat lebih awal untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas yang biasanya terjadi menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
- Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
- Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Dinilai Ancam Demokrasi
- Terminal Jatijajar Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret 2026
- Komisi III DPR Kecam Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS
Advertisement
Pamit Bukber, Remaja Ditemukan Tewas di Jalur Ngobaran Gunungkidul
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Buka Puasa Jogja 13 Maret 2026: Magrib 17.56 WIB
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Diserang Air Keras di Jakarta
- Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS di Jakpus Diselidiki Polisi
- Arus Mudik Lebaran 2026 Mulai Padati Pelabuhan Bakauheni
- Antrean 350 Meter di GT Purwomartani, Arus Dialihkan ke Prambanan
- Lonjakan Penumpang YIA Jelang Lebaran 2026 Picu Extra Flight
- Trump: Mojtaba Khamenei Diduga Masih Hidup Meski Terluka
Advertisement
Advertisement






