Advertisement
Iran Serang Target Israel dan AS, IRGC Luncurkan Drone dan Rudal
Rudal yang diluncurkan dari Iran menuju Israel terlihat di atas Hebron. (ANTARA/Anadolu - as)
Advertisement
Harianjogja.com, TEHERAN—Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Angkatan bersenjata Iran melancarkan serangan ke sejumlah target yang diduga terkait dengan komandan Israel dan Amerika Serikat. Serangan tersebut dilakukan menggunakan drone dan rudal, menurut pernyataan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan bahwa serangan tersebut menyasar beberapa lokasi yang diduga menjadi tempat perlindungan dan titik berkumpulnya komandan militer Israel dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Advertisement
"Sekitar 10 tempat perlindungan dan lokasi di wilayah pendudukan, serta tiga lokasi perkumpulan dan tempat perlindungan AS di wilayah tersebut, telah diidentifikasi dan diserang dengan tujuan memburu komandan AS dan Zionis," kata IRGC dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh kantor berita Fars.
Dalam operasi tersebut, pasukan Iran menggunakan kombinasi drone dan rudal untuk menyerang sejumlah titik strategis. Tujuh lokasi dilaporkan menjadi target di Tel Aviv, Israel, dua lokasi lain berada di kota Rishon LeZion di selatan Tel Aviv, dan satu target lainnya berada di kota Shoham.
BACA JUGA
Serangan juga menyasar beberapa fasilitas militer yang terkait dengan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. Di antaranya Pangkalan Udara Pangeran Sultan di Arab Saudi, serta pangkalan militer AS di kota Baghdad dan Erbil di Irak.
Aksi militer ini terjadi setelah meningkatnya eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di ibu kota Teheran.
Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan serta korban sipil dan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Sebagai balasan, Iran kemudian meluncurkan serangan terhadap wilayah Israel serta sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat yang berada di kawasan Timur Tengah.
Amerika Serikat dan Israel sebelumnya menyatakan bahwa serangan terhadap Iran merupakan langkah pencegahan terhadap ancaman yang dinilai berasal dari program nuklir Iran. Namun kemudian kedua negara juga menyampaikan bahwa tujuan serangan tersebut berkaitan dengan upaya mendorong perubahan kekuasaan di Iran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
- Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
- Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Dinilai Ancam Demokrasi
- Terminal Jatijajar Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret 2026
- Komisi III DPR Kecam Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS
Advertisement
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- 4 Makanan yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Kulkas
- Pro Kontra Dapur MBG di Banguntapan Bantul, Lurah: Mayoritas Setuju
- Mudik, Mahasiswa Asal Cilacap Terbantu Rest Area SPBU Ambarketawang
- Hari Jadi DIY ke-271, Sultan Ajak Perkuat Cipta, Rasa, dan Karsa
- Jelang Idulfitri, Pemkab Sleman Cairkan THR ASN Rp56 Miliar
- Mudik Lebaran, Polisi Petakan Jalur Rawan Kecelakaan di Gunungkidul
- KPK Ungkap Pembagian Kuota Haji 2024 oleh Yaqut Cholil Qoumas
Advertisement
Advertisement





