Advertisement

DVI Identifikasi Pramugari Korban ATR 42-500, Florencia Lolita

Newswire
Rabu, 21 Januari 2026 - 12:37 WIB
Sunartono
DVI Identifikasi Pramugari Korban ATR 42-500, Florencia Lolita Foto puing pesawat ATR. - Antara.

Advertisement

Harianjogja.com, MAKASSAR—Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri berhasil mengungkap identitas salah satu korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Sulawesi Selatan. Korban diketahui merupakan pramugari bernama Florencia Lolita Wibisono setelah melalui rangkaian pemeriksaan post mortem dan ante mortem di Posko DVI Biddokkes Polda Sulsel.

Kepastian identitas tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Makassar pada Rabu (21/1/2026), setelah proses identifikasi dilakukan secara cermat dan terverifikasi secara ilmiah oleh tim gabungan. Identifikasi dilakukan menyusul diterimanya satu kantong jenazah korban pada Selasa (20/1/2026) malam.

Advertisement

Kepala Biddokkes Polda Sulsel, Kombes Pol Muhamad Haris, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan kecocokan data antara post mortem dan ante mortem.

“Jenazah dengan nomor post mortem 62B.01 cocok dengan ante mortem nomor AM004, teridentifikasi sebagai Florencia Lolita Wibisono, jenis kelamin perempuan, umur 33 tahun,” ujar Haris.

Proses identifikasi dilakukan oleh tim DVI di Posko DVI Biddokkes Polda Sulsel bersama sejumlah unsur terkait, yakni tim DVI Pusdokkes Polri, tim Inafis Polda Sulsel, Tim Pusident Polri, serta Departemen Forensik dan Medikolegal Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas).

“Alamat korban Apartemen Walk Tower A Unit 216 Bulo Gadung, Jakarta Timur. Identifikasi dilakukan melalui sidik jari, data gigi, properti, dan ciri medis,” ucapnya.

Kepala Pusident Bareskrim Polri, Brigjen Mashudi, menambahkan bahwa kondisi jenazah masih memungkinkan dilakukan identifikasi melalui sidik jari karena papiler masih dapat terbaca dengan jelas.

“Jenazah masih dalam keadaan bagus sehingga sidik jarinya masih bisa terbaca. Kami langsung mengambil sidik jarinya dan dengan peralatan yang kami miliki, identitas korban bisa langsung terbaca,” tuturnya.

Namun, untuk memastikan hasil identifikasi dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, Mashudi menyebut tim tetap melakukan pembandingan lanjutan menggunakan data pembanding lain.

“Kami mengambil sidik jari jempol tangan kiri dan membandingkannya secara manual dengan data pembanding. Dari situ kami bisa meyakini secara keilmuan bahwa yang bersangkutan adalah Florencia Lolita Wibisono,” ujarnya.

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, menyatakan bahwa identitas korban terungkap setelah melalui pembuktian saintifik yang diakui secara internasional.

“Seperti yang disampaikan Kabiddokkes dan Kapusident, hasil pemeriksaan ini tidak terbantahkan. Data identitas korban identik dan valid,” kata Djuhandhani.

Terkait penyerahan jenazah kepada pihak keluarga, Djuhandhani menjelaskan bahwa proses selanjutnya akan dikoordinasikan dengan Basarnas sebagai leading sector dalam penanganan kecelakaan pesawat tersebut.

Sebelumnya, Posko DVI Biddokkes Polda Sulsel di area Rumah Sakit Bhayangkara telah menerima dua jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500. Jenazah pertama tiba pada Selasa (20/1/2026) malam berjenis kelamin perempuan dan telah teridentifikasi, sementara jenazah kedua tiba pada Rabu pagi dengan jenis kelamin laki-laki dan masih dalam proses identifikasi.

Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dilaporkan hilang kontak di wilayah perbatasan Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan sebelum dijadwalkan mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin pada Sabtu (17/1).

Pesawat tersebut mengangkut 10 orang, terdiri atas tujuh kru pesawat dan tiga penumpang. Hingga saat ini, dua korban telah ditemukan di wilayah Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, sementara proses pencarian dan identifikasi korban lainnya masih terus dilakukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Dongkrak Kualitas Destinasi, DIY Targetkan Standar Global di JBM 2026

Dongkrak Kualitas Destinasi, DIY Targetkan Standar Global di JBM 2026

Jogja
| Rabu, 21 Januari 2026, 15:47 WIB

Advertisement

Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai

Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai

Wisata
| Senin, 19 Januari 2026, 18:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement