Advertisement
Berjemur Pakai Bikini Dekat Kuil di Thailand, Turis Asing Picu Amarah
Ilustrasi Thailand. - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Aksi sejumlah turis asing yang berjemur mengenakan bikini di dekat kuil Wat Ratchamonthian, Chiang Mai, menuai kecaman warga lokal.
Aksi ini dianggap tidak pantas dan tidak menghormati budaya serta norma setempat, mengingat lokasinya yang sangat dekat dengan situs suci agama Buddha.
Advertisement
Melansir VnExpress, peristiwa ini mencuat setelah akun Facebook lokal, Exposing Chiang Mai V2, mengunggah foto sejumlah turis wanita muda yang tengah bersantai di rumput sepanjang parit kota dengan pakaian renang pada 7 Januari lalu.
Administrator halaman tersebut, Mana, menyebutkan bahwa kejadian itu disaksikan pada Minggu (5/1/2026) sekitar pukul 13.00 waktu setempat. Ia juga menambahkan poin yang sangat sensitif bagi warga lokal: salah satu turis tampak mengarahkan kakinya ke arah kuil. Dalam budaya Thailand, mengarahkan kaki ke objek suci atau orang lain dianggap sebagai tindakan yang sangat tidak sopan.
BACA JUGA
Unggahan foto tersebut menjadi viral sebagai bentuk peringatan sekaligus seruan kepada pihak berwenang agar lebih memperketat pengawasan di ruang publik. Warganet Thailand menekankan bahwa meski terdapat perbedaan budaya, wisatawan wajib mempelajari tradisi dan adat istiadat setempat sebelum berkunjung.
Etika berpakaian dan berperilaku di dekat kuil atau situs keagamaan merupakan hal mendasar yang harus dipatuhi turis, sebagaimana dilaporkan oleh situs berita Khaosod English.
Mengenal Wat Ratchamonthian Chiang Mai
Wat Ratchamonthian bukan sekadar destinasi wisata, melainkan situs keagamaan penting yang terletak di pusat kota Chiang Mai. Dibangun pada abad ke-19 pada masa pemerintahan Raja Rama V, kuil ini sangat dihormati karena nilai sejarah, budaya, dan keindahan arsitekturnya yang khas.
Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, kuil ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 waktu setempat. Biaya masuk yang dikenakan adalah sebesar 50 baht untuk dewasa dan 20 baht untuk anak-anak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Panggilan Palsu 119 di Sleman Capai 40 Persen, Respons Darurat Tergan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kasus Pengeroyokan Remaja di Bantul, Motif Diduga Rivalitas Geng
- Aturan Baru Pajak Mobil Listrik Berlaku, Industri Diminta Tetap Tumbuh
- Indonesia Protes Keras Spanduk Israel di RS Gaza
- Polisi Buru 5 Anggota Geng Remaja Tewaskan Pelajar Bantul
- Pemda Punya Peluang Investasi Kendaraan Listrik
- KPK Usut Suap Kereta Api Mantan DPR Sudewo
- MA Tolak Kasasi Terpidana Penipuan Jual Beli Perusahaan di Bantul
Advertisement
Advertisement








