Advertisement
Gempa M 4,5 Guncang Kuta Selatan, Bermekanisme Strike Slip
Foto ilustrasi seismograf pencatat getaran gempa. / Foto dibuat oleh AI StockCake
Advertisement
Harianjogja.com, DENPASAR— Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mengungkapkan gempa bumi dangkal berkekuatan magnitudo 4,5 yang mengguncang Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, memiliki mekanisme gerakan mendatar atau strike slip.
“Gempa bumi yang terjadi itu adalah dangkal akibat aktivitas sesar aktif di dasar laut,” kata Kepala BBMKG Wilayah III, Cahyo Nugroho, di Denpasar, Sabtu (10/1/2026).
Advertisement
Gempa tersebut terjadi pada pukul 17.34 WITA. Berdasarkan analisis BBMKG yang memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, pusat gempa berada pada koordinat 9,26 derajat Lintang Selatan dan 114,78 derajat Bujur Timur. Tepatnya berlokasi di laut, berjarak 71 kilometer barat daya Kuta Selatan dengan kedalaman 34 kilometer.
Getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah di Bali, di antaranya Kuta Selatan, Kuta, Denpasar, dan Jembrana.
BACA JUGA
Cahyo menjelaskan, hasil pemodelan menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Meski demikian, BBMKG mencatat adanya satu gempa susulan dengan magnitudo lebih kecil, yakni 2,5 pada pukul 18.21 WITA, berlokasi 78 kilometer barat daya Kuta Selatan dengan kedalaman 10 kilometer.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Umat Kristen-Katolik Mengikuti Seminar Ekumenisme di Jogja
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
- KPK Jerat Yaqut dan Gus Alex, Kerugian Negara Kasus Haji Tunggu BPK
- RSUD Prambanan Rayakan HUT ke-16 dengan Fun Walk Bertema SIGAP
- Protes Iran Tewaskan 65 Orang, Aksi Meluas ke 180 Kota
- Waktu Terbaik Menyetek Lidah Mertua agar Akar Tumbuh Cepat
- Persebaya Kalahkan Malut United 2-1 di Debut Tavares
- PILKADA LEWAT DPRD: Jalan Rasional Demokrasi Efisien dan Efektif
- Luas Kawasan Kumuh di Bantul Capai 200 Hektare
Advertisement
Advertisement



