Advertisement
KH Amal Fathullah Zarkasyi Wafat, Ribuan Santri Padati Gontor
Jenazah almarhum KH. Amal Fathullah Zarkasyi saat tiba di rumah duka komplek Pondok Modern Darussalam Gontor, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (3/1/2026) malam. - Espos.id/Imam Mustajab.
Advertisement
Harianjogja.com, PONOROGO—Wafatnya KH. Amal Fathullah Zarkasyi, salah satu pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Ponorogo, Jawa Timur, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar pondok, santri, serta alumni di dalam dan luar negeri.
Sejak Sabtu (3/1/2026) sore, rumah duka di kompleks PMDG, Kecamatan Mlarak, telah dipadati ribuan santri dan peziarah. Lantunan ayat suci Al-Qur’an terus mengalir mengiringi kedatangan jenazah almarhum yang disalatkan setibanya di pondok sekitar pukul 19.00 WIB.
Advertisement
KH. Amal Fathullah Zarkasyi wafat setelah menjalani perawatan akibat sakit yang telah cukup lama dideritanya. Kepergian salah satu Tri Murti PMDG tersebut menjadi kehilangan besar bagi dunia pendidikan Islam.
Menantu keponakan almarhum, Din Syamsudin, menyampaikan kepergian kerabatnya tersebut menjadi duka bagi keluarga besar PMDG, dan para alumni di Indonesia dan dunia. Dia menyebut, sebelum menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moewardi, Solo, almarhum telah mengalami sakit.
“Memang beliau sudah cukup lama mengalami sakit, kita berharap sakit yang beliau derita ini sesuai hadist bisa meluluhkan dosa-dosanya,” ujarnya usai melayat ke rumah duka, Sabtu malam.
Semasa hidup, Din mengenang KH. Amal Fathullah Zarkasyi merupakan sosok yang memiliki semangat belajar tinggi. Setelah menempuh pendidikan sarjana di Institut Darussalam Gontor, almarhum melanjutkan pendidikan formalnya ke Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surabaya dan berhasil meraih gelar Doktorandus (Drs). Tak sampai di situ, semangat belajar salah satu pengasuh PMDG sejak tahun 2020 tersebut dibuktikan dengan bertolak ke sejumlah negara hingga akhirnya berhasil meraih gelar Profesor.
“Semangat belajar beliau sejak SD sangat tinggi, setelah selesai meraih gelar Drs beliau langsung meneruskan kembali belajar dengan pergi ke Mesir, Pakistan hingga Malaysia,” jelasnya.
Selain aktif menuntut ilmu, Din Syamsudin juga menuturkan almarhum sangat aktif bergelut di sejumlah organisasi keilmuan seperti Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Ia berharap, sosok almarhum KH. Amal Fatkhullah Zarkasyi dapat menjadi suri tauladan bagi para santri, alumni dan seluruh masyarakat. Rencananya, jenazah akan disemayamkan di rumah keprabon semalam sebelum dimakamkan di komplek makam keluarga.
Kepergian KH. Amal Fathullah Zarkasyi meninggalkan jejak keteladanan dan dedikasi bagi Pondok Modern Darussalam Gontor, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya ilmu dan pengabdian dalam kehidupan pesantren.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- YouTuber Korea Klaim Dirinya Yesus, Raup Donasi Rp587 Miliar
- Bansos PKH dan BPNT Kuartal I 2026 Cair 90 Persen, Total Rp20 Triliun
- Kasus Perdagangan Bayi Lintas Daerah, Harga Tembus Rp80 Juta
- Sekjen Kemenaker Diperiksa KPK soal Kasus Sertifikat K3
- Sindikat SMS e-Tilang Palsu Dibongkar, WNA China Kendalikan Operasi
Advertisement
Puluhan Orang Tertipu Miliaran Rupiah di Investasi Villa dan Kos-kosan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Musala Ngepohsari Bantul Roboh Tergerus Erosi Sungai Oya
- Korban Banjir dan Longsor di Minas Gerais Brasil Jadi 30 Jiwa
- BGN Larang Mobil Operasional MBG Dipakai Belanja ke Pasar
- Mudik Aman, Pakar Ungkap Risiko Mobil Ditinggal Terlalu Lama
- KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Mantan Menhub Budi Karya Pekan Depan
- Kasus Bripda MS Tual: Ahmad Sahroni Desak Proses Hukum Tuntas
- Kadin Sleman Gandeng LKP Perkuat SDM dan Wirausaha
Advertisement
Advertisement








