Advertisement
Iran Kecam AS soal Rencana Intervensi di Tengah Aksi Protes
Bendera Iran.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah Iran melontarkan kecaman keras terhadap pernyataan sejumlah pejabat Amerika Serikat (AS), termasuk Presiden Donald Trump, yang dinilai mencampuri urusan dalam negeri Iran di tengah gelombang unjuk rasa besar yang terjadi di negara tersebut.
Kementerian Luar Negeri Iran menilai sikap AS sebagai tindakan tidak bertanggung jawab dan melanggar hukum internasional. Dalam pernyataan resminya, Kemlu Iran menyebut intervensi tersebut sebagai kelanjutan dari praktik perundungan politik AS terhadap kedaulatan bangsa Iran yang telah berlangsung selama puluhan tahun.
Advertisement
Iran juga menegaskan bahwa pernyataan AS tidak hanya melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), tetapi berpotensi memicu kekerasan dan terorisme. Pemerintah Iran menyerukan kepada Sekretaris Jenderal PBB serta Dewan Keamanan PBB agar menjalankan perannya dalam menjaga perdamaian dan stabilitas internasional dari tindakan sepihak Washington.
Kemlu Iran menyebut klaim AS yang menyatakan kepedulian terhadap rakyat Iran sebagai sikap munafik dan upaya menutupi rekam jejak panjang tindakan bermusuhan terhadap negara tersebut. Sejumlah peristiwa historis kembali disorot, mulai dari kudeta terhadap Perdana Menteri Mohammad Mossadegh pada 1953, dukungan AS terhadap Irak dalam perang Iran-Irak, hingga insiden penembakan pesawat penumpang Iran di Teluk Persia pada 1988.
BACA JUGA
Iran juga mengkritik dukungan AS terhadap Israel, termasuk serangan terhadap infrastruktur vital dan fasilitas nuklir Iran pada 2025, serta kebijakan sanksi ekonomi berkepanjangan yang dinilai merugikan hak-hak dasar rakyat Iran.
Pemerintah Iran menegaskan bahwa rakyatnya tidak akan membiarkan campur tangan asing merusak proses dialog nasional. Republik Islam Iran memastikan akan merespons setiap bentuk agresi eksternal secara cepat, tegas, dan menyeluruh demi menjaga kedaulatan negara dan stabilitas kawasan Timur Tengah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Bulog Bakal Pakai Beras Premium untuk MBG dan Batalion TNI
- Tidak Boleh Tokoh Fiksi, Pekerjaan di KTP Diatur Ketat, Ini Daftarnya
- Banjir Kiriman Ciliwung Rendam Kebon Pala Jakarta
- BPBD Magetan Kerahkan SAR, Pendaki Mongkrang Belum Ditemukan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
Advertisement
Jadwal Lengkap KRL Solo ke Jogja Minggu 25 Januari 2026, Cek di Sini
Advertisement
Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan
Advertisement
Berita Populer
- Malaysia Cabut Blokir Chatbot Grok Usai Tambahan Pengamanan Konten AI
- Pemda DIY Uji Coba Car Free Day Kepatihan, Dorong ASN Kurangi Emisi
- Investor Belum Masuk JJLS Bantul, Status Sultan Ground Jadi Kendala
- Awal Februari, Kantor Imigrasi Kulonprogo Siap Layani Paspor
- Jadwal KA Prameks Jogja Kutoarjo Hari Ini, Sabtu 24 Januari 2026
- Jadwal KA Bandara YIA-Stasiun Tugu Jogja Hari Ini, 24 Januari 2026
- Jadwal SIM Keliling di Jogja Sabtu Malam Ini, Cek Lokasinya
Advertisement
Advertisement



