Advertisement
BNPB Catat Jumlah Pengungsi Banjir Aceh Terus Menurun
Foto udara pengendara melintasi jalan nasional Medan-Banda Aceh yang terendam banjir di Desa Peuribu, Arongan Lambalek, Aceh Barat, Aceh, Kamis (27/11/2025). Antara - Syifa Yulinnas
Advertisement
Harianjogja.com, BANDA ACEH—Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah pengungsi banjir Aceh terus menurun dari 817 ribu orang menjadi 586 ribu orang, seiring kembalinya warga ke rumah masing-masing setelah kondisi berangsur membaik.
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Banda Aceh, Sabtu, mengatakan berkurangnya jumlah pengungsi banjir Aceh terjadi karena sebagian warga sudah kembali ke rumah masing-masing.
Advertisement
“Jumlah pengungsi di Aceh terus berkurang. Per Jumat (12/12) sebanyak 817 ribu dan hari ini, Sabtu (13/12), menjadi sebanyak 586 ribu,” kata Abdul Muhari.
Sedangkan secara keseluruhan, kata dia, jumlah pengungsi korban banjir di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, juga mengalami penurunan dari 884 ribu orang menjadi 654 ribu orang.
BACA JUGA
Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor di tiga provinsi tersebut per Sabtu (13/12) tercatat sebanyak 1.006 orang, terdiri atas Aceh sebanyak 414 orang, Provinsi Sumatera Utara sebanyak 349 orang, dan Provinsi Sumatera Barat sebanyak 242 orang.
“Untuk data hilang kini menjadi 217 nama dari sebelumnya 226 nama. Data kebencanaan tersebut ada yang berkurang dan ada yang bertambah karena proses validasi dan identifikasi di lapangan,” katanya.
Terkait distribusi logistik bagi pengungsi banjir Aceh, Abdul Muhari mengatakan BNPB bersama pihak terkait pada tanggap darurat fase kedua terus mengoptimalkan penyaluran bantuan ke wilayah terdampak bencana.
“Distribusi logistik hari ini meliputi 16 pengiriman melalui udara dengan total berat 11,3 ton, dua pengiriman melalui jalur darat seberat tiga ton, serta lima pengiriman menggunakan kapal dengan total muatan 47,4 ton,” katanya.
Selain itu, Abdul Muhari menyampaikan pemulihan jembatan putus akibat banjir di Aceh terus dipercepat, khususnya di lintas timur Aceh, guna mendukung kelancaran distribusi bantuan logistik melalui jalur darat.
“Pemulihan beberapa jembatan putus, terutama di lintas timur Aceh, terus dipacu. Jika seluruh jembatan selesai diperbaiki, penyaluran bantuan ke wilayah bencana akan semakin optimal,” kata Abdul Muhari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Duka Korban Kecelakaan KA Bekasi, Kisah Adelia dan Nurlaela
- Kecelakaan KA Bekasi Timur, Pemprov Jabar Tanggung Biaya Korban
- Seskab: Taksi Green SM Dievaluasi, Flyover Disiapkan
- Kereta Tak Bisa Berhenti Mendadak Pelajaran Mahal dari Tragedi Bekas
- RS Polri Buka Posko, Proses Identifikasi 14 Jenazah Tabrakan Kereta
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update Daftar 15 Nama Korban MD Kecelakaan KA di Bekasi Timur
- DPRD DIY Ajak Warga Ponjong Disiplin Kelola Sampah dari Rumah
- GoSend Perkuat Standar Keamanan dengan Hadirkan Kode Terima Paket
- Kartini Ride Surakarta: Touring Yamaha Classy Tiga Generasi
- KPPU Selidiki Dugaan Monopoli TikTok Shop, Ini Duduk Perkaranya
- Prediksi Arema vs Persebaya: Agresif vs Pragmatis
- Susi Pudjiastuti Jadi Komut Bank BJB, Ini Susunan Direksi Baru
Advertisement
Advertisement







