Advertisement
PBB Siap Bantu Bencana, Ribuan Tewas Akibat Banjir di Asia
Area permukiman penduduk di Sri Lanka yang terendam banjir banjir yang disebabkan oleh Siklon Ditwah di Sri Lanka, Sabtu (29/11 - 2025). / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyampaikan belasungkawa atas jatuhnya korban jiwa akibat banjir dan tanah longsor yang melanda Indonesia dan sejumlah negara Asia Tenggara.
Juru Bicara PBB Stephane Dujarric menyampaikan pernyataan Sekretaris Jenderal Antonio Guterres terkait situasi tersebut. “Sekretaris Jenderal Antonio Guterres amat berduka cita atas jatuhnya korban jiwa akibat banjir dan longsor yang parah di Sri Lanka, Indonesia, Thailand, dan Malaysia,” kata Dujarric, Rabu (3/12/2025).
Advertisement
Ia menambahkanSekjen PBB bersolidaritas dengan para korban dan siap mendukung upaya kemanusiaan di negara-negara terdampak.
“Sekretaris Jenderal mengungkapkan belasungkawa yang mendalam kepada para korban dan menyatakan bersolidaritas kepada semua yang terdampak banjir besar tersebut,” ujarnya.
PBB terus berkomunikasi dengan otoritas negara-negara terdampak dan siap membantu operasi penyelamatan maupun respons tanggap bencana.
“PBB berkomunikasi secara dekat dengan otoritas di negara-negara tersebut dan, tentu saja, selalu siap mendukung operasi penyelamatan dan tanggap bencana,” katanya.
Hingga Selasa (2/12), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia mencatat korban tewas akibat banjir dan longsor di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh mencapai 744 orang, sementara jumlah korban hilang naik menjadi 551 orang.
Di Sri Lanka, pusat penanganan bencana setempat melaporkan 410 korban tewas dan 336 orang hilang. Sementara itu, laporan harian Thailand, The Nation, menyebut Menteri Kesehatan Pattana Promphat membantah kabar jumlah korban tewas di Thailand selatan mencapai ribuan, dan mengonfirmasi hanya 140 korban jiwa. Pusat komando bencana nasional Malaysia melaporkan tiga korban tewas akibat bencana alam di negara tersebut.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Iran Memanas, 15 WNI di Teheran Siap Dievakuasi Lewat Azerbaijan
- KPK Duga Perusahaan Rokok Jateng-Jatim Terlibat Korupsi Cukai
- KPK Siap Usut Dugaan Korupsi Bea Cukai hingga Kanwil
- Jadwal Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Ini Jam Puncaknya
- DPR Minta KBRI Ambil Langkah Darurat Lindungi Jemaah Umrah Indonesia
Advertisement
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Bibit Siklon 90S Picu Hujan Lebat di Jateng, Warga Diminta Waspada
- Satu WN China Tewas dalam Serangan AS-Israel ke Iran, 3.000 Dievakuasi
- Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp13.000 per Gram
- Konflik Timur Tengah, Jamaah Umrah Jogja Tertahan di Madinah
- Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Operasi Ke-7 di 2026
- Ramadan Penuh Makna, MORAZEN Jogja Hadirkan Sudut Baca di SDN Temon
- Kedubes AS di Riyadh Diserang Drone, Situasi Timur Tengah Kian Memanas
Advertisement
Advertisement








