Advertisement
Banjir Bandang Rendam Ratusan Hektare Lahan di Solok Sumbar
Banjir merendam 3.076 unit rumah wargda dan ratusan hektare lahan pertanian yang tersebar di 21 desa dalam wilayah administrasi delapan kecamatan di Padang Pariaman, Sumatera Barat, Senin (24/11/2025) ANTARA - HO/BPBD Padang Pariaman
Advertisement
Harianjogja.com, SUMBAR—Ratusan hektare lahan pertanian milik warga di Nagari Aia Dingin, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, terendam banjir bandang setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Wali Nagari Aia Dingin, Heril Wandi, mengatakan banjir bandang yang terjadi pada Kamis (27/11) sekitar pukul 12.00 WIB itu tidak hanya merusak lahan pertanian, tetapi juga menghanyutkan enam rumah warga dan enam sepeda motor.
Advertisement
“Banjir bandang berasal dari luapan air sungai setempat dan merendam dua jorong, yakni Jorong Koto dan Jorong Data,” ujarnya di Alahan Panjang, Sabtu.
Berdasarkan data sementara, satu rumah di Jorong Data dilaporkan hanyut terbawa arus dan sekitar 1.150 hektare lahan pertanian rusak terseret luapan sungai. Di Jorong Koto, banjir turut merusak 152 hektare lahan dan empat rumah warga.
BACA JUGA
Wandi menyebut warga terdampak saat ini telah mengungsi ke rumah keluarga terdekat. Ia bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Pemerintah nagari bersama Kapolsek Lembah Gumanti telah menyalurkan bantuan berupa beras dan paket sembako kepada warga yang terdampak banjir.
Selain banjir bandang, longsor juga melanda Jorong Aia Sonsang yang menimbun sejumlah lahan pertanian. Bangunan SDN 34 Aia Dingin ikut terdampak dengan munculnya retakan pada bagian sekolah.
“Kami sudah melaporkan kejadian ini ke Pemkab Solok. Namun, masyarakat kami imbau untuk bersabar menunggu bantuan karena hampir seluruh wilayah di Kabupaten Solok kini terdampak bencana hidrometeorologi,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat cuaca ekstrem masih berlangsung.
“Warga yang tinggal dekat aliran sungai sebaiknya mencari tempat lebih aman, karena tidak menutup kemungkinan terjadi luapan susulan. Kepala dusun juga telah mengumumkan imbauan kewaspadaan melalui pengeras suara di masjid,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BGN dan Kemensos Matangkan Penyaluran MBG bagi Lansia dan Disabilitas
- BPJS Kesehatan Jelaskan Mekanisme Reaktivasi PBI JKN, Begini Caranya
- Ormas Islam Pahami Alasan Prabowo Masukkan RI ke Dewan Perdamaian
- Seleksi Sekolah Rakyat Dimulai, Kemensos Siapkan Kuota 30 Ribu Siswa
- Meriyati Hoegeng Tutup Usia di 100 Tahun, Kapolri Sampaikan Duka
Advertisement
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Lengkap KRL Solo-Jogja Rabu 4 Februari 2026, Cek Jamnya
- Hore! Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng Cair Februari-Maret 2026
- Trump Tahan Opsi Militer ke Iran, Israel Justru Desak Serangan
- Program Gentengisasi Prabowo Terkendala Pasokan Bahan Baku
- Pemkab Gunungkidul Tetapkan 7 Program Strategis RPJMD 2025-2029
- Jadwal Lengkap KA Bandara YIA Rabu 4 Februari 2026
- Fokus Pendidikan Anak, Yayasan TCKN Pastikan Sesuai Prosedur Hukum
Advertisement
Advertisement




