Advertisement
Pelanggaran TKA Terungkap: Live Streaming hingga Jual Soal
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Muti. - Dok. Muhammadiyah
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, membeberkan berbagai pelanggaran serius dalam pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA), mulai dari penggunaan gawai hingga penjualan soal, yang dinilai mengancam integritas seleksi nasional tersebut.
Paparan tersebut disampaikan Mu'ti dalam sesi Rapat Kerja Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yang disiarkan secara daring di Jakarta Pusat, Rabu (26/11/2025)
Advertisement
“Pelaksanaan tahun ini juga tidak terlepas dari pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan, baik oleh peserta tes maupun pengawas atau teknisi,” kata Mendikdasmen Mu'ti.
Rincian Pelanggaran oleh Peserta TKA
Mu'ti merinci temuan kasus-kasus pelanggaran yang seluruhnya dilakukan oleh peserta TKA, yang mengancam integritas pelaksanaan tes:
BACA JUGA
Pelanggaran saat Pelaksanaan:
- 4 kasus terkait penggunaan gawai saat TKA.
- 8 kasus terkait live streaming pada saat pengerjaan TKA.
- 3 kasus terkait kegiatan menjual soal TKA.
Usaha Pembocoran Soal via Media Sosial:
- 28 kasus terkait usaha pembocoran soal TKA melalui WhatsApp group.
- 11 kasus terkait usaha pembocoran soal TKA melalui platform Tiktok.
- 1 kasus terkait usaha pembocoran soal TKA melalui platform X (Twitter).
Komitmen Kemendikdasmen: Tindak Tegas dan Sanksi Berat
Menanggapi temuan tersebut, Kemendikdasmen menyatakan komitmen untuk mengambil tindakan tegas terhadap semua bentuk kecurangan.
“Untuk itu, Kemendikdasmen akan menindak tegas dan tidak menoleransi praktek-praktek kecurangan yang dilakukan dengan memberikan sanksi sesuai dengan pelanggarannya. Kami akan menindak tegas setiap bentuk pelanggaran sekecil apapun guna menjaga integritas dan keadilan dalam pelaksanaan TKA,” tegas Mu’ti.
Mendikdasmen berharap hasil monitoring dan evaluasi tahun ini menjadi bekal penting untuk perbaikan di masa mendatang.
“Kami terus berupaya secara maksimal untuk menindaklanjuti temuan-temuan tersebut agar pelaksanaan TKA ke depan semakin lancar, efektif, dan akuntabel bagi seluruh peserta di seluruh daerah,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Belum Tahan Yaqut dan Gus Alex, Tunggu Proses Lengkap
- Yaqut Resmi Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Segini Daftar Kekayaannya
- Bahlil: Tambang untuk Ormas Tetap Jalan Meski Diuji MK
- Ketegangan Baru: Uni Eropa Kritik Klaim Donald Trump atas Greenland
- Pencurian Baut Rel di Blitar Ancam Keselamatan Kereta
Advertisement
Pemkab Bantul Bakal Lindungi Pekerja Rentan lewat Iuran Jamsostek
Advertisement
Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest
Advertisement
Berita Populer
- Sabu Diselipkan di Kerah Sweater, Digagalkan Petugas Rutan Temanggung
- RI Bersiap Terapkan Nuklir untuk Listrik, Perpres Sudah di Presiden
- BPBD Kaji Tanah Ambles Girikarto Gunungkidul Pakai Geo Listrik
- Narasena Co-Living Resmi Diluncurkan
- Perbaikan Permanen Jalan Wunut Bantul Ditarget Akhir 2027
- KPK Akui Yaqut Jadi Tersangka Korupsi Haji Sejak 8 Januari 2026
- Persib Vs Persija: Tiket Habis, Atmosfer Memanas
Advertisement
Advertisement



