Advertisement
BNPB: Pooling Fund Bantu Daerah Percepat Tanggap Bencana
Tim SAR gabungan berupaya mengevakuasi jenazah Yuni yang ditemukan tertimbun material longsoran di Worksite B-1 lokasi bencana tanah longsor, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (14/11/2025). ANTARA - ist/Basarnas Cilacap
Advertisement
Harianjogja.com, BATU—BNPB menyebut pooling fund bencana menjadi inovasi pendanaan yang mempermudah daerah mengakses pembiayaan cepat saat terjadi bencana.
"PFB adalah inovasi pendanaan yang disiapkan pemerintah untuk mempercepat respons kebencanaan, termasuk pemulihan pascabencana," kata Pelaksana tugas (Plt) Inspektur Utama BNPB Saeful Alam seusai sosialisasi PFB di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Jawa Timur, Rabu (19/11/2025).
Advertisement
Pendanaan penanggulangan bencana melalui PFB untuk menjembatani kesenjangan antara kebutuhan penanggulangan dan kapasitas anggaran daerah.
PFB atau pendanaan bersama penanggulangan bencana merupakan instrumen pembiayaan terencana yang dikembangkan oleh BNPB bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Saeful menyatakan pemerintah daerah termasuk di Jawa Timur bisa mengajukan pendaan PFB dengan menyesuaikan terhadap kondisi di wilayahnya. "Prosesnya cepat dan melibatkan aparat pengawas internal pemerintah (APIP) setempat," ucapnya.
Wali Kota Batu Nurochman menyebut bahwa PFB adalah skema strategis yang bisa dimanfaatkan oleh daerah saat adanya kondisi darurat bencana alam. Pemerintah sudah menyiapkan belanja tidak terduga sebagai bagian dari mekanisme pembiayaan, termasuk dukungan bagi potensi kerawanan yang muncul di masyarakat.
"Ini menjadi upaya konkret kita dalam memastikan mekanisme penanggulangan berjalan sesuai ketentuan dan dapat digunakan tepat waktu," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Nurochman juga menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan penguatan pola mitigasi bencana alam, dengan pemetaan kerawanan bencana, susur sungai, pembersihan sumbatan, peningkatan kapasitas relawan, dan membentuk sistem kebencanaan terpadu.
Serangkaian upaya tersebut untuk memastikan penanggulangan dan penanganan kejadian bencana alam bisa berjalan cepat dan terukur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kapal Perang Iran Karam di Samudra Hindia, 101 Hilang
- Skandal Goreng Saham, OJK Bekukan Aset Rp14 Triliun dan 2 Tersangka
- Drama OTT Bupati Pekalongan, KPK Tangkap Fadia Arafiq di SPKLU
- Bahlil Buka-bukaan Stok BBM RI Cuma Cukup 25 Hari, Ini Alasannya
- Skandal Manipulasi IPO, OJK Geledah Kantor Sekuritas PT MASI di SCBD
Advertisement
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Hujan Es Guyur Semin 10 Menit, Puluhan Rumah Rusak
- Operasi Pasar di Kulonprogo 12 Hari Jelang Lebaran
- Pengusaha Gunungkidul Diminta Bayar THR Tepat Waktu
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Hari Ini, Rabu 4 Maret 2026
- Jadwal Pemadaman Listrik Jogja Rabu 4 Maret 2026, Cek Lokasi Terdampak
- Perpanjang SIM di Gunungkidul Lebih Mudah, Ini Lokasinya
- Jadwal Kereta Bandara Jogja Terbaru, Rabu 4 Maret 2026
Advertisement
Advertisement








