Advertisement
170 Bangunan Terbakar, Ratusan Warga Oita Jepang Dievakuasi
Foto ilustrasi petugas pemadam kebakaran bekerja memadamkan api di lokasi kejadian kebakaran. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Kebakaran hebat melanda Kota Oita di Pulau Kyushu, Jepang, dan menghanguskan sedikitnya 170 bangunan, menurut laporan NHK, Rabu (19/11/2025).
Peristiwa itu terjadi sejak Selasa malam. Angin kencang membuat kobaran api cepat meluas, sehingga petugas pemadam kesulitan mengendalikan situasi.
Advertisement
Hingga Rabu pagi, api masih belum sepenuhnya padam dan bahkan dilaporkan telah merembet ke area hutan pegunungan di sekitar lokasi kejadian.
NHK mencatat sedikitnya 170 bangunan termasuk rumah penduduk hangus terbakar, sementara sekitar 350 rumah mengalami pemadaman listrik akibat kerusakan jaringan.
BACA JUGA
Sementara itu, 115 keluarga atau 175 orang telah dievakuasi ke tempat aman. Otoritas setempat juga melaporkan seorang pria masih dinyatakan hilang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Produksi Sampah di Bantul Naik 8 Persen Selama Libur Lebaran
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Pembangunan Ratusan Sekolah Rakyat Dikebut, Ditarget Kelar Juli 2026
- Mobil Dinas Baru di Pemkab Gunungkidul Batal, Jalan Rusak Jadi Fokus
- Teh Bisa Kehilangan Manfaat Jika Dicampur Ini
- Ratusan Pemudik Pilih Balik Naik Kapal Perang dari Semarang
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
- Belajar Daring untuk Hemat Energi, Kualitas Pendidikan Dipertanyakan
Advertisement
Advertisement





