Advertisement
Pasukan Afghanistan dan Pakistan Terlibat Bentrokan di Kandahar
Sejumlah anggota pasukan keamanan Afghanistan. (ANTARA FOTO/Xinhua/Qazafi Mal - rwa)
Advertisement
Harianjogja.com, TEHERAN—Pasukan militer Afghanistan dan Pakistan terlibat bentrokan di distrik Shorabak, Provinsi Kandahar, Afghanistan selatan, Selasa (14/10/2025).
Melansir lapor portal berita Tolo News yang mengutip berbagai sumber, bentrokan terjadi diduga lanjutan dari peristiwa sebelumnya. Pada Sabtu (11/10/2025) malam, Tolo News melaporkan bahwa pertempuran sengit meletus di sepanjang Garis Durand yang merupakan perbatasan antara Afghanistan dan Pakistan.
Advertisement
Konflik perbatasan itu dimulai setelah otoritas Afghanistan menuding Pakistan telah melanggar wilayah udara mereka dan meluncurkan serangan ke wilayah Afghanistan.
Kementerian Pertahanan Afghanistan kemudian menyatakan bahwa "operasi balasan" terhadap Pakistan berhasil dilakukan.
BACA JUGA
Menurut laporan media setempat, pasukan militer Pakistan telah merebut 19 pos pemeriksaan Taliban saat bentrokan malam di sepanjang Garis Durand.
Serangan oleh pasukan Afghanistan dimaksudkan untuk memfasilitasi pemindahan ekstremis kelompok Khawarij melintasi perbatasan menuju Pakistan. Sebagai balasan, pasukan Pakistan menyerang kamp Duran Mela dan Turkmanzai.
Berbagai sumber di lembaga keamanan menyebutkan bahwa militer Pakistan berhasil menghancurkan formasi tempur di Afghanistan, dengan menyerang sejumlah tempat persembunyian ISIS dan kelompok Khawarij.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Adipura 2025 Nihil, Pengelolaan Sampah Dinilai Belum Layak
- Tiffany Young-Byun Yo Han Resmi Menikah, Isu Hamil Dibantah
- Riset Ungkap Pola Belanja Ramadan Kian Selektif
- Saudi Kecam Agresi Iran ke Negara Teluk dan Yordania
- Serangan Israel Hantam Sekolah di Iran, 40 Orang Tewas
- Nelayan Trenggalek Hilang, Pencarian Jumali di Wonogiri Diperluas
- Ketegangan Iran-Israel, CENTCOM Tak Beri Keterangan
Advertisement
Advertisement








