Survei: Mayoritas Generasi Muda Indonesia Tetap Ingin Menikah
BKKBN menyebut mayoritas generasi muda Indonesia tetap ingin menikah dan memiliki anak, meski terkendala faktor ekonomi dan perumahan.
Ilustrasi Pendaftaran IMEI./Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA—Komisi XI DPR RI mendukung keputusan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang tidak menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) pada tahun 2026.
Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun yang membidangi pengelolaan keuangan negara, kebijakan fiskal dan moneter, hingga pengawasan sektor jasa keuangan, menilai langkah tersebut tepat.
“Menurut saya langkah Pak Purbaya untuk tidak menaikkan cukai hasil tembakau di 2026 itu adalah langkah yang tepat dan perlu diberikan dukungan,” kata Misbakhun dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.
BACA JUGA: Komdigi: 2.333 Desa Belum Terkoneksi Internet
Menurutnya, keputusan itu menunjukkan bahwa Menkeu Purbaya mulai memahami permasalahan fundamental di persoalan cukai hasil tembakau. Ia berharap langkah ini ditindaklanjuti dengan kajian menyeluruh terhadap regulasi cukai.
“Tentunya setelah Pak Purbaya tidak menaikkan CHT 2026 ini, dia juga mulai mengkaji ulang seluruh struktur aturan yang mengenai tarif CHT,” ujarnya.
Misbakhun menambahkan, evaluasi yang komprehensif penting untuk memastikan potensi praktik ilegal bisa ditekan, penerimaan negara tetap terjaga, dan jutaan pekerja yang bergantung pada industri tembakau terlindungi.
Sebelumnya, Menkeu Purbaya memastikan cukai hasil tembakau pada 2026 tidak akan naik. Keputusan tersebut diambil setelah dirinya bertemu dengan perwakilan asosiasi pengusaha dari industri tembakau.
BACA JUGA: Serangan Israel ke Gaza Terjadi Setiap 9 Menit
“Jadi 2026 tarif cukainya tidak kita naikin,” ujar Purbaya dalam media briefing, di kantornya, Jumat (26/9).
Purbaya menjelaskan, pemerintah mempertimbangkan tekanan yang dialami industri, mulai dari penurunan produksi hingga maraknya peredaran rokok ilegal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BKKBN menyebut mayoritas generasi muda Indonesia tetap ingin menikah dan memiliki anak, meski terkendala faktor ekonomi dan perumahan.
DPRD Gunungkidul mulai membahas tiga Raperda inisiatif pada Juli 2026. Total 12 Raperda ditargetkan selesai dibahas dan ditetapkan hingga akhir tahun.
DPRD Kulonprogo mendorong Pemkab mengoptimalkan PAD melalui digitalisasi retribusi, pemanfaatan aset daerah, hingga pengembangan potensi ekonomi di sekitar.
PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menghangatkan dunia modifikasi Indonesia melalui gelaran modifikasi sepeda motor terbesar yakni Honda Modif Contest (HMC)
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.