Advertisement
PM Jepang Shigeru Ishiba Berniat Mengundurkan Diri
Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba. - Antara.
Advertisement
Harianjogja.com, JEPANG—Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba menyampaikan niatnya untuk mengundurkan diri. Hal itu disampaikan sehari sebelum partai memutuskan apakah akan menggelar pemilihan presiden.
Langkah itu terjadi setelah Ishibabertemu mantan Perdana Menteri Yoshihide Suga dan Menteri Pertanian Shinjiro Koizumi, dua tokoh yang dikenal dekat dengannya pada Sabtu malam. Keduanya diyakini mendesak Ishiba agar menghindari perpecahan di tubuh Partai Demokrat Liberal (LDP).
Advertisement
Menurut sumber yang dekat dengannya, Ishiba yang menjabat sejak Oktober 2024 sebelumnya menyatakan kesiapannya menolak rencana pemilihan pimpinan LDP dengan mengancam membubarkan DPR dan menggelar pemilu cepat, sikap yang memicu penolakan di dalam partai LDP.
BACA JUGA: Kontes Nasional Kambing Kaligesing Memperebutkan Piala Gubernur DIY
Di tengah meningkatnya desakan agar Ishiba bertanggung jawab atas kehilangan mayoritas koalisi dalam pemilu majelis tinggi pada Juli, LDP berencana mengumpulkan tanda tangan para anggotanya pada Senin untuk menentukan apakah akan mengadakan pemilihan presiden lebih awal dari jadwal 2027.
Kritik terhadap Ishiba kian meningkat dalam beberapa hari terakhir, bahkan dari sekutunya, setelah ia bersikeras tetap menjabat. Suga, yang pernah menjadi perdana menteri selama setahun sejak September 2020, dilaporkan khawatir pemilihan pimpinan dapat memperlebar perpecahan di tubuh partai LDP.
Pada Jumat, Menteri Kehakiman Keisuke Suzuki bergabung dengan para anggota parlemen senior dalam menuntut diadakannya pemilihan pimpinan partai, Suzuki menjadi anggota kabinet pertama Ishiba yang menyuarakan hal tersebut.
Dalam unggahan blognya, Suzuki mengatakan penting bagi partai untuk bersatu dan kembali meraih kepercayaan publik. Ia merupakan anggota faksi yang dipimpin mantan Perdana Menteri Taro Aso, yang juga menyerukan digelarnya pemilihan presiden LDP.
Suga dan Aso, yang kini menjabat penasihat tertinggi LDP, masih menjadi tokoh berpengaruh dalam partai. Suga saat ini menjabat wakil presiden LDP, sementara Aso, yang menjadi perdana menteri selama setahun sejak September 2008, menjaga jarak dari Ishiba.
Pada Selasa, Ishiba menyatakan akan menentukan masa depan politiknya pada “waktu yang tepat,” namun tetap menegaskan tekadnya bertahan untuk menjalankan agenda kebijakan, meskipun seorang pejabat yang dekat dengannya menyatakan siap mundur dari jabatan penting di partai.
LDP belum pernah menggelar pemilihan pimpinan di tengah masa jabatan akibat keputusan mayoritas anggota. Ishiba terpilih sebagai presiden LDP dalam upaya kelimanya, namun koalisi pemerintahannya kehilangan mayoritas di majelis rendah yang lebih berpengaruh dalam pemilu pada akhir bulan yang sama. Pada 20 Juli, LDP bersama mitra koalisinya, Partai Komeito, juga kehilangan mayoritas dalam pemilu majelis tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kalah di Pemilu Paruh Waktu 2026 Bisa Bikin Donald Trump Dimakzulkan
- Pesawat Smart Air Jatuh di Nabire, Diduga Gagal Lepas Landas
- Dugaan Tak Profesional, Tim SIRI Kejagung Periksa Sejumlah Kajari
- BNN Ingatkan Bahaya Whip Pink, Gas Tertawa Bukan untuk Gaya Hidup
- KPK Panggil Gus Alex sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Advertisement
DBD Masih Endemis, Dinkes Kota Jogja Tetap Fokus Pencegahan
Advertisement
Peta Global Situs Warisan Dunia Unesco dari Eropa hingga Asia
Advertisement
Berita Populer
- TNI AU Terima Tiga Rafale, Penguatan Pertahanan Udara Dimulai
- Meta Godok Langganan Premium Instagram dan WhatsApp, AI Jadi Andalan
- RFEF Klaim Final Piala Dunia 2030 Digelar di Spanyol
- BNPB Identifikasi 20 Korban Longsor Cisarua, 18 Jenazah Masih Diproses
- DPR Tetapkan Calon Hakim MK dan Deputi BI dalam Rapat Paripurna
- Arsenal Buru Rekor Sempurna, Reuni Emosional di Matchday Akhir
- Adies Kadir Ditetapkan sebagai Hakim MK dari Unsur DPR
Advertisement
Advertisement



