Advertisement
Mahasiswa Unnes Meninggal Seusai Demo, Polisi Klaim Penyebabnya Kecelakaan
- Ilustrasi - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, SEMARANG—Petugas gabungan Traffic Accident Analysis (TAA) Direktorat Lalu Lintas dan Bidang Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah dilibatkan dalam olah TKP kecelakaan lalu lintas yang menewaskan mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) Iko Juliant Junior.
Olah TKP digelar oleh Satuan Lalu Lintas Polrestabes Semarang di Jalan Veteran, Kota Semarang, Sabtu. Dua sepeda motor yang terlibat dalam peristiwa nahas tersebut juga dihadirkan saat olah TKP.
Advertisement
Honda Supra bernomor polisi H 6038 JX ditumpangi korban dan rekannya I, bertabrakan dengan Honda Vario H 2331 DP yang dikendarai V dan A.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Artanto mengatakan olah TKP tersebut juga dilakukan untuk memberikan kejelasan kepada publik mengenai peristiwa yang sempat menimbulkan berbagai dugaan. "Polri berkomitmen melakukan penyelidikan secara profesional dan transparan," katanya.
BACA JUGA: Hasil Armenia vs Portugal: Skor 0-5, Cristiano Ronaldo dan Joao Felix Brace
Ia menjelaskan olah TKP tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa kejadian itu murni kecelakaan lalu lintas dan bukan karena penyebab lain. Ia meminta seluruh pihak mempercayakan penyelidikan tersebut kepada kepolisian.
"Kami akan menyampaikan hasilnya secara terbuka demi keadilan dan kepastian hukum," katanya.
Sebelumnya, seorang mahasiswa Unnes, Iko Juliant Junior, dilaporkan meninggal dunia usai mengikuti serangkaian demonstrasi yang digelar di Semarang. Pusat Bantuan Hukum Ikatan Alumni Fakultas Hukum Unnes menyebut terdapat kejanggalan dalam kondisi kematian korban.
Dari foto fisik korban terdapat luka lebam di bagian wajah serta pengakuan tentang korban yang mengigau dipukuli petugas saat dirawat di rumah sakit. Iko Juliant meninggal dunia usai menjalani operasi di RS Kariadi Semarang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Produksi Sampah di Bantul Naik 8 Persen Selama Libur Lebaran
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Teh Bisa Kehilangan Manfaat Jika Dicampur Ini
- Ratusan Pemudik Pilih Balik Naik Kapal Perang dari Semarang
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
- Belajar Daring untuk Hemat Energi, Kualitas Pendidikan Dipertanyakan
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Anak Balita Tiba-Tiba Menolak Makan, Ini Penyebabnya
Advertisement
Advertisement







