Advertisement
Polisi Tangkap 138 Demonstran di Bali
Ilustrasi penangkapan / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, DENPASAR—Sebanyak 138 demonstran ditangkap pihak Kepolisian Daerah Bali dalam aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Bali, Renon, Denpasar.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Komisaris Besar Polisi Ariasandy mengatakan ratusan orang tersebut karena dianggap membahayakan saat aksi demo.
Advertisement
"Dari demo depan gedung DPRD Bali di Renon Denpasar, Polda Bali mengamankan 138 orang yang dianggap membahayakan saat aksi demo berlangsung," katanya.
Ratusan orang tersebut masih ditahan di Mapolda Bali untuk diperiksa. Hingga kini, belum ada yang dilepaskan oleh Polda Bali. Ratusan orang tersebut ditangkap sejak aksi berlangsung ricuh di depan DPRD Bali, dari Sabtu (30/8) malam hingga Minggu pagi.
Saat dikonfirmasi terkait peran ratusan orang yang ditangkap tersebut, Kabid Humas menyatakan masih didalami oleh penyidik. Pihaknya akan melepaskan demonstran yang tidak memiliki peran signifikan saat aksi berlangsung ricuh.
"Sementara masih didalami perannya masing-masing. Yang tidak punya peran signifikan akan dipulangkan, tetapi sebelumnya dicatat dulu identitasnya," katanya.
Ia menegaskan Bali hari ini telah kondusif. Dia sendiri menyayangkan aksi demo yang anarkis, menjarah sebuah mobil polisi hingga melempari petugas dengan bom molotov.
"Polda Bali harus bertindak tegas terukur dan tetap sesuai SOP, membubarkan paksa aksi karena sudah sangat membahayakan atau mengancam petugas termasuk warga sekitar dan merusak fasilitas umum dengan cara melempari dengan batu, bom molotov, kembang api, maupun alat membahayakan lainnya, bahkan merusak mobil dinas randis PHH Polri dan menjarah isinya," kata Sandy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
ASN di DIY Diminta Tinggalkan Kendaraan Pribadi Ketimbang WFA
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kebijakan WFH Final, Menkeu Purbaya Sebut Pengumuman Segera Dilakukan
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
- Posko THR Bantul Terima 20 Aduan, 5 Kasus Dilimpahkan ke Provinsi
- KPK Dalami Pihak Sentral Lain dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Hari Ini
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
Advertisement
Advertisement







