Advertisement
Massa Bakar Sejumlah Mobil di Kantor Gubernur Jateng

Advertisement
Harianjogja.com, SEMARANG - Massa aksi anarkis yang sebelumnya menggelar aksi di depan Markas Polda Jawa Tengah di Kota Semarang, Jumat malam, membakar sejumlah mobil di halaman kantor Gubernur Jawa Tengah.
Massa merangsek masuk melalui pintu belakang kantor gubernur dengan cara merobohkan pintu gerbang.
Advertisement
Selain membakar mobil berplat nomor merah dan hitam, massa juga merusak sejumlah mobil yang ada di sekitarnya.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Artanto mengatakan setidaknya ada empat unit mobil yang dibakar massa
"Setelah didorong, massa mengarah ke belakang kantor gubernur," katanya.
Menurut dia, massa memanjat dan merusak pintu pagar belakang kantor gubernur.
BACA JUGA: Demonstrasi Rusuh, Markas Polda DIY Dibakar
Selain mobil, kata dia, massa juga dilaporkan merusak sejumlah sepeda motor di kantor tersebut.
Ia menuturkan petugas masih berupaya mendorong massa ke arah kawasan Simpanglima Semarang.
"Masih didorong dengan menggunakan meriam air dan gas air mata," ujarnya.
Sebelumnya, aksi massa di depan Markas Polda Jawa Tengah di Jalan Pahlawan Semarang, Jumat sore, berakhir ricuh.
Massa melempari petugas dengan menggunakan bom molotov, batu, dan botol air mineral.
Petugas membubarkan massa dengan menggunakan meriam air dan tembakan gas air mata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Perhatian, Jadwal KRL Jogja Solo Hari Ini, Sabtu 30 Agustus 2025
Advertisement

Kebun Bunga Lor JEC Jadi Destinasi Wisata Baru di Banguntapan Bantul
Advertisement
Berita Populer
- Mobil Rantis Tabrak Ojol, Tujuh Anggota Satbrimob Diperiksa
- Kompolnas Kawal Tuntas Kasus Kematian Ojol Dilindas Rantis Brimob
- Ribuan Massa dan Ojol Kepung Kawasan Mako Brimob Kwitang hingga Dini Hari
- Polisi Berseragam Antiteror Masih Jaga Ketat Mako Brimob Kwitang
- Tersangka Korupsi Kredit LPEI Hendarto Gunakan Rp150 M untuk Berjudi
- Polri Bakal Dapat Anggaran dari APBN Senilai Rp145,6 Triliun
- KPK Duga Kerabat Immanuel Ebenezer Pindahkan Mobil dari Rumah Dinas
Advertisement
Advertisement