Advertisement
Petugas di Mako Brimob Kwintang Dilempari Batu oleh Demonstran

Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Sejumlah demonstran melempari petugas yang berjaga di Mako Brimob di daerah Kwitang, Jakarta Pusat, pada Jumat pagi sekitar pukul 09.30 WIB.
Berdasarkan pantauan ANTARA, massa terus mencoba mendekat sambil melempari petugas dengan benda-benda keras, seperti kayu.
Advertisement
BACA JUGA: Petugas Sekat Arus Menuju Brimob Kwintang
Massa juga melakukan provokasi dengan mengucapkan kata-kata yang bertujuan memancing agar petugas keluar mengejar mereka.
Sementara itu, puluhan personel Brimob membangun barikade dengan tameng dan kelengkapan lainnya di sisi kiri Mako Brimob.
Petugas berupaya memukul mundur peserta aksi yang terus melempari mereka.
Aksi tersebut merupakan lanjutan dari unjuk rasa di Gedung DPR/MPR pada Kamis (28/8) serta insiden pengemudi ojek online yang terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob.
Sebelumnya, petugas keamanan telah menyekat arus lalu lintas yang menuju arah Mako Brimob, Jumat pagi.
Penyekatan tersebut dilakukan menyusul aksi unjuk rasa yang masih terjadi pada Jumat pagi di depan Mako Brimob.
Penyekatan itu dilakukan di Tugu Tani. Bagi pengendara yang ingin menuju Kwitang, akan dialihkan ke arah Cikini.
Berdasarkan pantauan di lapangan, arus lalu lintas di kawasan Cikini, Menteng, tidak seramai biasanya. Jalanan di kawasan itu sepi dari lalu lalang kendaraan yang biasanya ramai pada hari kerja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Aksi Solidaritas Insiden Affan Kurniawan, Ojol DIY Doa Bersama di Depan Mapolda
Advertisement

Kebun Bunga Lor JEC Jadi Destinasi Wisata Baru di Banguntapan Bantul
Advertisement
Berita Populer
- KPAI: Ratusan Anak Terlibat Demo di DPR Sudah Dipulangkan
- Presiden Sebut Ada Direksi BUMN Merasa Seperti Raja
- Hendak Ikut Demo di Gedung DPR, Ratusan Pelajar Dicegat Polisi
- Demo Buruh, Massa Bergerak ke Gerbang Utama Gedung DPR
- Demo Buruh: DPR Jangan Cuma Joget, Sahkan RUU Ketenagakerjaan
- MK Putuskan Wakil Menteri Dilarang Rangkap Jabatan
- Korupsi Kuota Haji, KPK Panggil Lima Saksi Tambahan
Advertisement
Advertisement