Advertisement
2 Anggota Brimob Meninggal Diserang KKB Papua
Evakuasi korban KKB Papua. - Okezone.com/Chanry
Advertisement
Harianjogja.com, NABIRE—Dua anggota Brimob gugur akibat diserang anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) hingga saat mengamankan pelaksanaan pembangunan jalan Trans Papua ruas Nabire-Paniai, Rabu (12/8/2025).
Kedua anggota Brimob yang berasal dari Batalyon C Nabire yang gugur adalah Brigpol Arif Maulana dan Bripda Nelson C. Runaki.
Advertisement
"Kedua personel Brimob itu gugur dianiaya dan ditembak KKB saat melaksanakan pengamanan pembangunan jalan di Kilometer 126," kata Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu dilansir Antara, Rabu (13/8/2025) malam.
BACA JUGA: Pengamen Malioboro Bakal Ditertibkan Menjelang Persiapan HUT Kota Jogja
Kapolres Nabire yang mengaku masih berada di perjalanan seusai mendampingi Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Alfred Papare ke TKP. Setibanya di TKP, Kasat Reskrim Polres Nabire langsung melakukan olah TKP.
Dari keterangan saksi yang merupakan karyawan PT AMP Nabire, insiden itu berawal saat KKB menyerang Brigpol Arif Maulana dengan alat tajam dan kemudian menembaki Bripda Nelson C. Runaki hingga keduanya gugur.
KKB juga membawa kabur dua pucuk senjata api laras panjang jenis Ak 47 beserta peluru yang ada di dalam magasen. Sedangkan lima orang karyawan selamat setelah sempat mengamankan diri, kata Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
- Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
- Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Dinilai Ancam Demokrasi
- Terminal Jatijajar Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret 2026
- Komisi III DPR Kecam Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS
Advertisement
Takbir Keliling di Bantul Tahun Ini Dibatasi Maksimal Jam 11 Malam
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Trump: Mojtaba Khamenei Diduga Masih Hidup Meski Terluka
- Dishub DIY Prediksi Puncak Mudik Lebaran 2026 Terjadi Dua Gelombang
- Kapolri Beri Atensi Khusus Kasus Air Keras Aktivis KontraS
- 208 Dapur MBG DIY Dihentikan, SLHS Jadi Syarat Operasional
- PKBM An Nuur Sleman Ikuti Program Literasi dan Ketrampilan UAD Jogja
- 18 Maret Jadi Tanggal Favorit Mudik Kereta dari Jakarta
- Dinkes Sleman Siagakan Fasyankes 24 Jam Saat Lebaran 2026
Advertisement
Advertisement







