Advertisement
Konflik di Perbatasan Thailand-Kamboja Meledak, 4 Warga Thailand Dilaporkan Tewas
Seorang petugas polisi memeriksa sebuah rumah di distrik Kap Choeng, Surin, setelah roket yang ditembakkan oleh pasukan Kamboja menghantam sasaran sipil pada Kamis pagi. (Foto: Humas Angkatan Darat Kerajaan Thailand)
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Empat warga sipil Thailand dilaporkan tewas dalam dua insiden terpisah yang melibatkan tembakan roket Kamboja yang menghantam masyarakat di dua provinsi Thailand pada Kamis (24/7/2025) pagi.
BACA JUGA: Sindikat Judi Online China-Kamboja Ditangkap
Advertisement
Dua orang tewas dan dua lainnya luka-luka ketika roket BM-21 yang ditembakkan dari Kamboja menghantam sebuah desa di distrik Kap Choeng, provinsi Surin, tempat evakuasi hingga 40.000 penduduk ke tempat penampungan darurat sedang berlangsung.
Bangkok Post, Kamis (24/7/2025) melaporkan, Bupati Sutthiroj Charoenthanasak mengonfirmasi bahwa dua roket menghantam desa tersebut pada pukul 09.40 pagi saat penduduk sedang menunggu evakuasi. Empat orang luka-luka, dan dua orang kemudian meninggal di rumah sakit: seorang anak berusia 12 tahun dan seorang dewasa.
Pihak berwenang mengevakuasi penduduk dari 86 desa ke tempat penampungan darurat di sekolah-sekolah di distrik Prasat yang berdekatan. Bapak Sutthiroj mengatakan kapasitas tempat penampungan memadai dan sebagian besar pengungsi telah tiba dengan selamat.
Para pejabat belum meninjau lokasi serangan karena kekhawatiran akan berlanjutnya tembakan artileri Kamboja, tambah kepala distrik tersebut.
Di distrik Kap Choeng, Surin, pasien dievakuasi dari rumah sakit Phanom Dong Rak dan Kap Choeng setelah roket jatuh di dekat reruntuhan kuil Ta Muen. Laporan korban lebih lanjut belum tersedia.
Di provinsi Si Sa Ket, dua orang dilaporkan tewas dan banyak warga sipil lainnya terluka ketika roket Kamboja jatuh ke sebuah supermarket di sebuah pom bensin di Ban Phue, distrik Kanthararak, kata gubernur provinsi Watthana Phutthichat.
Badan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Thailand mengatakan dua korban tewas di supermarket tersebut adalah pelajar. Seorang reporter Thaipbs mengatakan jenazah mereka ditemukan di reruntuhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Wisatawan Bayar Dua Kali Lipat di Parangtritis, Ini Kata Dinpar Bantul
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Pemeriksaan Yaqut Berlanjut Setelah Kembali ke Rutan KPK
- WFH Nasional Mulai Dibahas, Ini Kata Kemendagri
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
- Krisis Energi, Purbaya: APBN Belum Diubah, Masih Aman
- Libur Lebaran Ramai, Kamar Hotel DIY Justru Banyak Kosong
- Tak Semua Orang Perlu Multivitamin Ini Kata Ahli Gizi
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
Advertisement
Advertisement







