Advertisement
Dicopot Bahlil dari Dirjen Migas, Kini Achmad Muchtasyar Jabat Wadirut Pertamina Patra Niaga
Achmad Muchtasyar resmi menjabat sebagai Wakil Direktur Pertamina Patra Niaa. Penunjukan Achmad sebagai wakil direktur utama subholding PT Pertamina (Persero) itu dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), beberapa waktu lalu. Adapun, pengukuhan jabatan baru itu baru dilakukan pada hari ini, Selasa (8/7/2025). - Bisnis Indonesia.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Achmad Muchtasyar resmi menjabat sebagai Wakil Direktur Pertamina Patra Niaa. Penunjukan Achmad sebagai wakil direktur utama subholding PT Pertamina (Persero) itu dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), beberapa waktu lalu. Adapun, pengukuhan jabatan baru itu baru dilakukan pada hari ini, Selasa (8/7/2025).
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari mengatakan, penetapan ini sepenuhnya merupakan kewenangan pemegang saham.
Advertisement
"Pertamina Patra Niaga tentunya mendukung dan comply pada kebijakan dan keputusan pemegang saham. Diharapkan dengan susunan baru ini dapat membawa perubahan positif dan peningkatan pelayanan bagi masyarakat," ucap Heppy dilansis Bisnis, Selasa (7/7/2025).
Sebelum menjadi wakil direktur utama Pertamina Patra Niaga, Achmad sebelumnya sempat menjabat sebagai direktur jenderal minyak dan gas (dirjen migas) Kementerian ESDM. Dia dilantik sebagai dirjen migas pada 16 Januari 2025.
Namun, dia dinonaktifkan oleh Menteri ESDM bahlil Lahadalia pada 11 Februari 2025. Artinya, Achmad menjabat sebagai dirjen migas kurang dari 1 bulan.
Achamad dicopot dari jabatannya di tengah polemik kebijakan penjualan LPG 3 kg di tingkat pengecer atau warung. Namun, Bahlil tak mengamini penonaktifan tersebut disebabkan kegaduhan gas melon tersebut atau terkait kasus penggeledahan Direktorat Jenderal Migas oleh Kejaksaan Agung.
Menurut Bahlil, pergantian dirjen merupakan hal yang lumrah dan bagian dari penyesuaian internal. “Itu biasa, bagian dari konsolidasi dari institusi. Kalau kemarin saya dapat informasi penggeledahan itu terkait impor crude [minyak mentah] tahun 2018-2019, persoalan pergantian itu urusan internal,” kata Bahlil di Jakarta, Selasa (11/2/2025).
Achmad Muchtasyar bukan orang baru di sektor migas. Sebelum masuk ke lingkup pemerintahan, Achmad menjabat sebagai direktur infrastruktur dan teknologi di PT Pertamina Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN pada periode 2021-2023.
Merujuk pada informasi yang tertera di LinkedIn miliknya, pada September 2020-Mei 2021, dia juga menjabat sebagai direktur pengembangan usaha PT Rekayasa Industri. Tak hanya itu, pada 2019, dia juga sempat menjadi spesialis layanan transportasi laut, kemaritiman, dan tol laut di Kementerian Perhubungan hingga 2020.
Jauh sebelum itu, Achmad sempat bertugas di SKK Migas pada 2013-205 dan menjadi chief business development officer di Bakrie Metal Industry pada 205-2016. Awal karier Achmad dimulai sebagai procurement service analyst di ExxonMobil pada 2001-2003.
Riwayat pendidikan Achmad Muchtasyar yang terlacak yakni lulusan Sarjana Teknik Perminyakan di Universitas Trisakti dan Master of Industrial Engineering di University of New Haven.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Komisi III DPR Kecam Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS
- OTT Bupati Cilacap, 13 Orang Digelandang KPK ke Jakarta
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Diserang Air Keras di Jakarta
- KPK Ungkap Pembagian Kuota Haji 2024 oleh Yaqut Cholil Qoumas
- Skandal Haji Eks Menag Yaqut: Kode T0, Bayar Rp84 Juta Bisa Berangkat
Advertisement
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Jersey Tandang Brasil 2026 Terinspirasi Jaguar dan Anaconda
- Di Tengah Tekanan AS, Kuba Bebaskan 51 Tahanan Lewat Mediasi Vatikan
- THR ASN Gunungkidul Cair, Total Anggaran Rp42,7 Miliar
- Rooney Kritik Keras Tottenham, Sebut Berpotensi Degradasi
- Libur Lebaran, Dinkes Bantul Siapkan Pos Kesehatan di Pantai
- Google Maps Hadirkan Peta 3D dan Fitur AI Baru
- THR Bermasalah? KSPSI Gunungkidul Minta Buruh Berani Melapor
Advertisement
Advertisement








