Advertisement
Anggaran BMKG Dipangkas Besar-besaran di Tengah Meningkatnya Risiko Bencana Hidrometeorologi
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati. - ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—BMKG menyoroti penyusutan secara drastis anggaran pengelolaan layanan meteorologi maritim dan modifikasi cuaca di tengah meningkatnya risiko bencana hidrometeorologi.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati menyebutkan anggaran layanan meteorologi maritim turun dari Rp25,8 miliar pada 2025 menjadi hanya Rp2 miliar pada pagu indikatif 2026.
Advertisement
“Padahal kecelakaan maritim sering terulang, dan informasi cuaca laut sangat vital untuk keselamatan pelayaran,” kata Dwikorita dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi V DPR RI di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (7/7/2025).
BACA JUGA: 21 Pesawat Gagal Mendarat dan Terbang di Bandara Soetta Akibat Layang-Layang
Selain itu dalam paparannya BMKG menyampaikan bahwa anggaran operasi modifikasi cuaca yang digunakan untuk mencegah banjir juga turun dari Rp8,3 miliar menjadi Rp5,4 miliar pada pagu indikatif tahun anggaran 2026.
Ia menjelaskan, satu kali penerbangan modifikasi cuaca membutuhkan biaya sekitar Rp250 juta, dan sering kali dibutuhkan hingga puluhan penerbangan untuk hasil optimal.
Penurunan ini dinilai dapat mengurangi efektivitas program modifikasi cuaca yang selama ini membantu mengendalikan potensi banjir dan kekeringan.
BMKG juga mencatat kebutuhan yang meningkat seiring bertambahnya peralatan dan frekuensi cuaca ekstrem. Dwikorita meminta dukungan Komisi V DPR RI agar anggaran sektor vital ini dapat dipertahankan atau ditingkatkan. “Meski begitu, kami tetap berupaya mencari tambahan anggaran dan tetap berkomitmen menjaga layanan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Wapres Gibran Lepas Alumni Pejuang Digital untuk Pendidikan 3T
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Guru Besar UGM Ungkap Mikroalga Bisa Jadi Energi Masa Depan
Advertisement
Advertisement








