Advertisement
Terjadi Ledakan Amunisi di Pantai Cibalong Garut, 11 Orang Meninggal Termasuk Personel Militer
Ilustrasi ledakan. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, GARUT—Sebuah ledakan yang diduga berasal dari aktivitas pemusnahan amunisi terjadi di kawasan pantai wilayah Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (12/5/2025). Sebanyak sebelas orang dilaporkan meninggal dunia, korban saat ini dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pameungpeuk.
Camat Cibalong Dianavia Faizal membenarkan adanya ledakan di kawasan pantai. Terkait dengan kronologisnya, camat tidak menyampaikannya.
Advertisement
Berdasarkan laporan Unit Intel Kodim 0611/Garut dari sebelas orang yang meninggal dunia dua di antaranya adalah personel militer.
Menurut keterangan sejumlah warga, ledakan terjadi pagi hari dari proses pemusnahan amunisi militer yang dilakukan di area terbuka pantai. Awalnya tidak terjadi insiden, namun ketika ledakan berhenti, warga mendekat untuk mengumpulkan serpihan logam yang dianggap laku dijual.
Saat itu ternyata masih ada amunisi yang belum meledak dan terjadilah insiden maut ini. Ledakan kedua pun terjadi sehingga menimbulkan korban jiwa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Pemkot Jogja Kaji WFH Bagi ASN Guna Tekan Biaya Operasional Kendaraan
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Dua Perahu Kandas Beruntun di Pantai Depok Bantul Empat Selamat
- Ketegangan Teluk Memanas, Iran Serukan Aliansi Baru
- UMKM Jadi Mesin Perputaran Uang Saat Libur Lebaran di Sleman
- Pembangunan Ratusan Sekolah Rakyat Dikebut, Ditarget Kelar Juli 2026
- Mobil Dinas Baru di Pemkab Gunungkidul Batal, Jalan Rusak Jadi Fokus
- Teh Bisa Kehilangan Manfaat Jika Dicampur Ini
- Ratusan Pemudik Pilih Balik Naik Kapal Perang dari Semarang
Advertisement
Advertisement





