Advertisement
DPR RI Kutuk Penembakan Tewaskan 3 Polisi, Pelaku Libatkan TNI
Ilustrasi. - freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mengutuk peristiwa penembakan yang menewaskan tiga anggota Polri saat menggerebek lokasi sabung ayam, yang diduga melibatkan dua prajurit TNI, di Kabupaten Way Kanan, Lampung.
Dia pun meminta kepada seluruh aparat keamanan, baik TNI, Polri, hingga kejaksaan untuk bekerja secara optimal dan objektif untuk menguak secara tuntas kasus penembakan tersebut.
Advertisement
"Tentu ini suatu hal yang menyedihkan. Kami tentu mengutuk tindakan tersebut. Tiga personel Polri sudah tewas, dan ini harus ada keadilan yang bisa kita buat," kata Dave di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa.
BACA JUGA: Gerebek Sabung Ayam di Lampung, Tiga Polisi Tewas Ditembak
Menurut dia, Polisi Militer TNI juga harus mengusut keterlibatan oknum TNI itu dan menguak potensi adanya jaringan sabung ayam yang lebih besar.
"Itulah yang harus dikuak, harus dicari tahu, dan harus diselesaikan. Jangan sampai ada yang tersisa sehingga semua solusinya itu bisa kita dapatkan secara permanen," kata dia.
Sebelumnya, Kepolisian Daerah (Polda) Lampung membenarkan tiga polisi di Kabupaten Way Kanan gugur saat bertugas melakukan penggerebekan judi sabung ayam.
"Benar ada tiga anggota Polri yang meninggal dunia saat melakukan penggerebekan sabung ayam di Way Kanan," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari, Senin (17/3).
Yuni menyebutkan nama tiga anggota polisi yang gugur, yakni Kapolsek Negara Batin Iptu Lusiyanto, Bripka Petrus, dan Bripda Ghalib.
Ia menjelaskan bahwa peristiwa penembakan tersebut terjadi saat 17 personel Polri dari Polres Way Kanan mendatangi tempat sabung ayam. Ketika di tempat kejadian perkara (TKP), mereka langsung ditembaki oleh orang tak dikenal yang kemudian diketahui diduga merupakan anggota TNI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
- KPK Duga Modus CSR Dipakai dalam Aliran Dana Wali Kota Madiun
- OTT Madiun Seret Kepala Daerah hingga Swasta, Ini Rinciannya
- Guru dan Murid di Jambi Adu Jotos, Kasus Berujung Laporan ke Polda
- Banjir Tak Halangi Ela dan Muhadi Gelar Resepsi Pernikahannya
Advertisement
DKPP Bantul Perketat Pengendalian Hama Tikus demi Jaga Produksi Padi
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Kanselir Jerman Soroti Tingginya Cuti Sakit
- Kasus PMK Ditemukan di Bantul, 14 Sapi Dilaporkan Terinfeksi
- Kalah di Pengadilan, Juventus Wajib Lunasi Sisa Gaji Cristiano Ronaldo
- Pemkab Gunungkidul Anggarkan Rp509 Juta untuk Percantik Kios Pedagang
- ChatGPT Bersiap Tampilkan Iklan
- Indonesia Jumpa Bulgaria di FIFA Series 2026
- Avatar: Fire and Ash Kukuh di Puncak Selama 5 Pekan
Advertisement
Advertisement



