Mendag Budi Ungkap Sikap Indonesia soal Tiga Isu Dagang di G20
Indonesia menyampaikan sikap soal excess capacity, kerja paksa, dan MFN dalam Pertemuan Menteri Perdagangan G20 di Amerika Serikat.
Salah satu Program Kerakyatan pemerintah yaitu Makan Bergizi Gratis. Foto Siswa Kelas 2 SDN Sinduadi Timur, Dhamar dan Bilal, sedang sedang menikmati makanan program Makan Bergizi Gratis yang digelar di Kalurahan Sinduadi, Depok, Sleman, Senin (13/1/2025). - Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah diminta segera mengeksekusi program kerakyatan seperti yang sudah direncanakan. Hal ini diutarakan Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay.
Dia menilai masyarakat saat ini sangat mendukung keberpihakan Prabowo kepada segmen masyarakat kecil dan menengah. Semakin banyak program kerakyatan yang dilaksanakan, semakin banyak warga masyarakat yang terjangkau dan merasakan manfaatnya.
"Prabowo itu jelas dan tegas berpihak pada masyarakat. Beliau tidak toleran pada yang mengganggu kegiatan bidang ini," kata Saleh di Jakarta, Senin (17/2/2025).
Ketua komisi yang membidangi perindustrian, UMKM, dan penyiaran tersebut, meyakini bahwa program efisiensi anggaran yang kini sedang diterapkan pemerintah diorientasikan untuk kepentingan rakyat.
BACA JUGA: Warga Jogja Diminta Tidak Panic Buying LPG 3 Kg Menjelang Ramadan
"Prabowo menghemat di dalam pemerintahan, tetapi meningkatkan pelayanan di tengah masyarakat," kata dia.
Menurut dia, program-program yang dilaksanakan diharapkan dapat memperteguh kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat. Dia menilai Presiden Prabowo Subianto sangat memahami bahwa programnya harus dirasakan semua lapisan masyarakat, dan bukan hanya segelintir kelompok.
Dengan memiliki pengalaman di luar dan di dalam pemerintahan, hingga di pimpinan TNI, dia meyakini Prabowo sudah tidak lagi mementingkan kepentingan pribadi dan sektoral. Karena itu, menurut dia, pintu pengabdian kepada masyarakat bagi Prabowo sudah terbuka lebar. "Saya menyaksikan itu pada masa awal pemerintahannya saat ini," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Indonesia menyampaikan sikap soal excess capacity, kerja paksa, dan MFN dalam Pertemuan Menteri Perdagangan G20 di Amerika Serikat.
AS mengerahkan dua baterai rudal Patriot tambahan ke Saudi dan Qatar untuk melindungi fasilitas energi di tengah ancaman konflik Iran.
Angka pernikahan di Jogja turun. Pendidikan, karier, ekonomi hingga ketakutan gagal berumah tangga memengaruhi keputusan anak muda.
Sebanyak 1.001 pembatik meramaikan Malioboro lewat Simfoni 1001 Pembatik, mengajak masyarakat mengenal proses dan budaya batik.
Angka pernikahan di Kota Jogja terus menurun. Kemenag mencatat rata-rata perempuan menikah usia 22-25 tahun dan laki-laki 25-28 tahun.
Pawukon merupakan bagian dari penanggalan Jawa yang mengenal 30 wuku. Simak perbedaan Pawukon, wuku, dan weton.