KPK Geledah Rumah Eks Wamen Imipas, Bukti Baru Diburu
KPK geledah rumah Silmy Karim terkait kasus pemerasan izin tinggal WNA senilai Rp145,5 miliar, buru bukti baru.
Salah satu Program Kerakyatan pemerintah yaitu Makan Bergizi Gratis. Foto Siswa Kelas 2 SDN Sinduadi Timur, Dhamar dan Bilal, sedang sedang menikmati makanan program Makan Bergizi Gratis yang digelar di Kalurahan Sinduadi, Depok, Sleman, Senin (13/1/2025). - Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah diminta segera mengeksekusi program kerakyatan seperti yang sudah direncanakan. Hal ini diutarakan Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay.
Dia menilai masyarakat saat ini sangat mendukung keberpihakan Prabowo kepada segmen masyarakat kecil dan menengah. Semakin banyak program kerakyatan yang dilaksanakan, semakin banyak warga masyarakat yang terjangkau dan merasakan manfaatnya.
"Prabowo itu jelas dan tegas berpihak pada masyarakat. Beliau tidak toleran pada yang mengganggu kegiatan bidang ini," kata Saleh di Jakarta, Senin (17/2/2025).
Ketua komisi yang membidangi perindustrian, UMKM, dan penyiaran tersebut, meyakini bahwa program efisiensi anggaran yang kini sedang diterapkan pemerintah diorientasikan untuk kepentingan rakyat.
BACA JUGA: Warga Jogja Diminta Tidak Panic Buying LPG 3 Kg Menjelang Ramadan
"Prabowo menghemat di dalam pemerintahan, tetapi meningkatkan pelayanan di tengah masyarakat," kata dia.
Menurut dia, program-program yang dilaksanakan diharapkan dapat memperteguh kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat. Dia menilai Presiden Prabowo Subianto sangat memahami bahwa programnya harus dirasakan semua lapisan masyarakat, dan bukan hanya segelintir kelompok.
Dengan memiliki pengalaman di luar dan di dalam pemerintahan, hingga di pimpinan TNI, dia meyakini Prabowo sudah tidak lagi mementingkan kepentingan pribadi dan sektoral. Karena itu, menurut dia, pintu pengabdian kepada masyarakat bagi Prabowo sudah terbuka lebar. "Saya menyaksikan itu pada masa awal pemerintahannya saat ini," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK geledah rumah Silmy Karim terkait kasus pemerasan izin tinggal WNA senilai Rp145,5 miliar, buru bukti baru.
Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-11 pada 6 Juni 2026, Burz@ Hotel Yogyakarta menyelenggarakan serangkaian kegiatan Corporate Social Responsibility
Cuaca ekstrem di Sumatera Utara merusak 20 rumah di Serdang Bedagai. BPBD mencatat sejumlah wilayah terdampak tanpa korban jiwa.
Kemenpar dorong wisata wellness sebagai strategi baru pariwisata Indonesia. Pasar global mencapai US$6,8 triliun dan terus tumbuh.
Wacana reaktivasi Bandara Adi Sucipto memicu pro-kontra di Kulonprogo. Bupati optimistis, PHRI khawatir dampak ke YIA dan hotel.
Harga pangan nasional naik, cabai rawit Rp75.700/kg dan telur ayam Rp30.400/kg. Simak daftar lengkap harga sembako terbaru PIHPS BI.