Advertisement
Aksi Heroik Babinsa TNI Gagalkan Aksi Begal Motor
Ilustrasi perampokan dan perampasan. - Harian Jogja
Advertisement
Harianjogja.com, LOMBOK TENGAH—Babinsa Desa Pengenjek Kodim 1620 Lombok Tengah Serda Saudi Ali Azhar menggagalkan aksi begal perampasan sepeda motor yang terjadi di Dusun Berembeng Desa Pengenjek, Selasa (7/1/2024) malam.
Danramil 1620-06/Jonggat Kapten Inf. Syaiful di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu, mengatakan bahwa Babinsa Pengenjek menggagalkan upaya perampasan sepeda motor milik warga di Dusun Berembeng Desa Pengenjek.
Advertisement
"Tindakan cepat Babinsa membuktikan pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga ketertiban desa," katanya.
Aksi heroik ini mendapat pujian dari warga Dusun Berembeng, yang merasa lebih aman dan percaya akan keberadaan babinsa di lingkungan mereka sebagai aparat pengayom dan menjaga keamanan wilayah.
"Diharapkan kejadian serupa tidak terulang lagi dan masyarakat makin waspada terhadap potensi ancaman kriminalitas di sekitar mereka," katanya.
Ia mengungkapkan peristiwa ini bermula ketika korban bernama M. Zenuri warga Desa Pengenjek dihentikan oleh dua pelaku tidak dikenal di jalan sepi, Dusun Berembeng, sekitar pukul 00.30 Wita.
"Kedua pelaku mencoba merebut sepeda motor korban dengan ancaman senjata tajam. Korban yang panik segera berteriak meminta pertolongan," katanya.
Serda Saudi Ali Azhar yang sedang melakukan patroli rutin malam di sekitar lokasi mendengar teriakan tersebut, kemudian menuju sumber suara. Dengan sigap menghadang pelaku dan melumpuhkan kedua pelaku tersebut.
Kedua pelaku yang berhasil diamankan adalah H (17) dan W (19) warga Desa Pengenjek. Setelah itu, pelaku langsung diserahkan ke Polsek Jonggat untuk penyelidikan lebih lanjut. "Dari tangan pelaku, petugas menyita senjata tajam yang digunakan dan barang bukti berupa sepeda motor," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Pemkot Jogja Kaji WFH Bagi ASN Guna Tekan Biaya Operasional Kendaraan
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- UMKM Jadi Mesin Perputaran Uang Saat Libur Lebaran di Sleman
- Pembangunan Ratusan Sekolah Rakyat Dikebut, Ditarget Kelar Juli 2026
- Mobil Dinas Baru di Pemkab Gunungkidul Batal, Jalan Rusak Jadi Fokus
- Teh Bisa Kehilangan Manfaat Jika Dicampur Ini
- Ratusan Pemudik Pilih Balik Naik Kapal Perang dari Semarang
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- Arus Balik Mulai Padat di Bantul, Akses Parangtritis Diatur Satu Arah
Advertisement
Advertisement







