Advertisement
Israel Serang Bandara hingga Pembakit Listrik di Yaman, 6 Orang Tewas
Proyektil diluncurkan selama manuver militer di dekat Sanaa, Yaman, pada Oktober 2023. - Houthi Media Center/Handout via Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Israel kembali menyerang Yaman pada Kamis (26/12/2024) waktu setempat dan menyebabkan enam orang tewas.
Dilansir dari Reuters, militer Israel menyerang Bandara Internasional Sana'a, pembangkit listrik Hezyaz dan Ras Kanatib, serta infrastruktur militer di Pelabuhan Hodeidah, Salif, dan Ras Kanatib di pantai barat Yaman.
Advertisement
Kantor berita Saba melaporkan bahwa 40 orang terluka akibat serangan Israel itu. Terdapat tiga orang tewas akibat serangan ke bandara dan tiga orang lainnya tewas di Hodeidah.
Kelompok militan Houthi menanggapi serangan Israel itu dengan menyatakan bahwa mereka akan memberikan respons cepat.
"[Kami akan menghadapi] eskalasi dengan eskalasi," jelas pihak Houthi seperti dilaporkan TV Al Masirah, dilansir dari Reuters, Kamis (26/12/2024).
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dalam wawancara dengan Channel 14 bahwa pihaknya baru saja memulai kampanye melawan Houthi.
"Kami baru saja memulainya dengan mereka," kata Netanyahu.
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus berada di Bandara Internasional Sana'a ketika serangan itu terjadi. Saat dia hendak menaiki pesawat, serangan Israel itu menghantam hingga membuat seorang awak pesawatnya terluka.
Tedros menggambarkan situasinya bahwa menara kontrol lalu lintas udara, ruang tunggu keberangkatan, dan landasan pacu di sana rusak akibat serangan Israel.
"Saat kami hendak menaiki pesawat dari Sanaa ... bandara tersebut dibombardir dari udara. Salah satu awak pesawat kami terluka," ujar Tedros, sembari menjelaskan bahwa dia dan rekan-rekannya selamat dari serangan itu.
Seorang Juru Bicara Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) menjelaskan kepada Reuters bahwa Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menggambarkan serangan udara Israel pada Kamis (26/12/2024) itu sebagai tindakan yang sangat mengkhawatirkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
Advertisement
Advertisement







