NTT Kembali Diguncang Gempa M4,0, Rumah Rusak Capai 53.971
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
Presiden Prabowo Subianto. - Antara Foto/Aprillio Akbar
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan guru. Langkah pertama yang ditempuh dalam waktu dekat adalah memberikan uang kesejahteraan kepada guru ASN dan meningkatkan besaran uang sertifikasi guru.
Hal ini disampaikannya dalam agenda puncak Perayaan Hari Guru Nasional di Velodrome Rawamangun, Universitas Negeri Jakarta Gedung B, Jakarta Timur, Kamis (28/11/2024).
“Kami sadar apa yang kami berikan pada pengumuman hari ini belum yang saudara perlukan, tetapi ingatlah kami akan upayakan terus,” ujar Prabowo sambil mengambil sehelai tisu dan mengelap air matanya.
Dalam momen haru itu, ribuan guru yang hadir di Velodrome pun langsung bertepuk tangan sehingga membuat suasana kian riuh. Orang nomor satu di Indonesia itu terus menyampaikan komitmennya untuk mendahulukan kesejahteraan guru.
“Kami harus memperbaiki hidup seluruh rakyat, para guru, para pekerja petani, para nelayan, seluruh rakyat kita, semua memerlukan kualitas hidup yang baik, kualitas hidup yang baik memerlukan pemerintahan yang bersih,” katanya.
Sebelumnya, Prabowo memastikan meskipun baru satu bulan menjabat, tetapi pemerintahannya sudah berani meningkatkan kesejahteraan guru.
“Kami walaupun baru berkuasa satu bulan kami sudah bisa mengumumkan bahwa kesejahteraan guru bisa kami tingkatkan. Karena itu saya mengerti kenapa tepuk tangan untuk Bu Menteri Keuangan [saat sambutan] tadi paling keras,” ujarnya dalam forum tersebut.
Orang nomor satu di Indonesia itu menekankan bahwa pemerintahannya telah meningkatkan anggaran untuk meningkatkan kesejahteraan guru baik yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN), PPPK serta guru non ASN.
BACA JUGA: Masyarakat Gunungkidul Diimbau Mewaspadai Persebaran DBD
Secara rinci, kata Prabowo Guru ASN akan mendapatkan tambahan kesejahteraan sebesar satu kali gaji pokok. Sedangkan, guru non ASN nilai tunjangan profesinya ditingkatkan menjadi Rp2 juta.
“Pada 2025 terdapat 1.932.666 guru yang bersertifikat pendidik yaitu 64,4 persen terdapat peningkatan sebanyak 620 guru bersertifikat dibanding 2024,” ucapnya.
Dia melanjutkan bahwa untuk kesejahteraan guru ASN dan non ASN naik pada 2025 menjadi Ro81,6 Triliun atau naik Rp16,7 triliun pada tahun sebelumnya. Demi kesejahteraan guru, dia memastikan komitmen pemerintah akan terus meningkatkan kesejahteraan dan kualitas guru dari berbagai sisi.
Termasuk, dia melanjutkan bahwa pada 2025 akan dilaksanakan PPG untuk 806.486 guru ASN dan non ASN yang telah memenuhi kualifikasi pendidikan D4 dan S1.
“Maka tidak tanggung pertama kali dalam sejarah Indonesia, alokasi pendidikan dalam APBN 2025 adalah yang tertinggi sepanjang RI berdiri,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
Trans Jogja disiapkan terintegrasi dengan Grab untuk mengatasi akses halte dan memperkuat konektivitas first mile-last mile.
Jogja Inspira #01 hadir di Ndalem Poenokawan dengan kolaborasi musik, puisi dan sketsa, memperkuat Jogja sebagai episentrum kreativitas seni.
Korban bencana di Nepal utara mencapai 951 orang. Sekitar 590 warga negara asing dari 39 negara masih dinyatakan hilang.
Restitusi PPN yang belum cair dikhawatirkan mengganggu cash flow industri hingga memicu PHK dan pailit.
Wisata dan pembangunan di hulu Gajah Wong Sleman dinilai perlu memperhatikan daya dukung lingkungan untuk menjaga air dan ekosistem.