Advertisement
Iran Nyatakan Berada di Pihak Lebanon
Seorang sukarelawan menemani anak-anak pengungsi di tempat penampungan di Sidon, Lebanon selatan, pada 2 Oktober 2024. (ANTARA/Xinhua - Ali Hashisho)
Advertisement
Harianjogja.com, BEIRUT— Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menyatakan bahwa Teheran "mendukung apapun keputusan pemerintah dan kelompok perlawanan di Lebanon" di tengah serangan Israel terhadap negara itu.
"Saya membawa pesan dari kepemimpinan Iran bahwa negara kami akan tetap di sisi Lebanon selama masa-masa sulit ini, "kata Ghalibaf dalam konferensi pers bersama mitra Lebanon-nya, Nabih Berri, setelah melangsungkan sebuah pertemuan di daerah Ain El Tineh di Beirut barat, Sabtu (12/10)
Advertisement
Ketua parlemen Iran itu mengatakan "Pemerintah dan bangsa Iran siap membantu orang-orang yang mengungsi dan dilanda perang di Lebanon dengan mengirimkan pasokan yang meluas melalui koridor udara. ”
Ghalibaf dijadwalkan berangkat dari Beirut menuju Jenewa untuk menghadiri pertemuan Inter-Parliamentary Union (IPU) di mana dia mengatakan akan menyampaikan pesan penindasan terhadap rakyat Lebanon, menurut kantor berita negara yang dikelola pemerintah, IRNA.
BACA JUGA: Serangan Israel ke Markas PBB UNIFIl Lebanon, 34 Negara Tuntut Jaminan Keamanan
Israel telah melakukan serangan udara besar-besaran di Lebanon terhadap apa yang diklaimnya sebagai target Hizbullah sejak 23 September, menewaskan setidaknya 1.437 orang, melukai lebih dari 4.123, dan menyebabkan lebih dari 1,34 juta orang mengungsi.
Serangan udara tersebut adalah eskalasi dari perang lintas batas antara Israel dan Hizbullah selama setahun sejak terjadi serangan di Jalur Gaza.
Meski masyarakat internasional memperingatkan bahwa Timur Tengah berada di ambang perang regional di tengah serangan tanpa henti Israel terhadap Gaza dan Lebanon, Tel Aviv telah memperluas konflik dengan meluncurkan serangan ke Lebanon selatan pada 1 Oktober.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara - Anadolu
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Masa Kerja Habis, PPPK Gunungkidul Diperpanjang Kontrak
Advertisement
Walking Tour Telusuri Jejak Sejarah Simpang Lima Boyolali
Advertisement
Berita Populer
- Mayoritas Kreator Hidup di Bawah Bayang Ketidakpastian Finansial
- AS Luncurkan 622 Serangan Udara Sepanjang 2025, Ini Targetnya
- Wali Kota New York Kecam Trump soal Serangan ke Venezuela
- Jadwal Lengkap F1 2026: 24 Seri, Debut Audi dan Cadillac
- Hyundai Siapkan Creta Terbaru 2026, Perkuat Posisi di SUV-B
- Sepanjang 2025, Bali Diguncang 547 Gempa Bumi
- MA Venezuela Tunjuk Delcy Rodriguez Jadi Presiden Sementara
Advertisement
Advertisement



