Pemkot Jogja Perkuat Peran Ormas untuk Bantu Warga
Pemkot Jogja memperkuat kolaborasi dengan ormas untuk menangani persoalan sampah, budaya, kerukunan, pendidikan, dan generasi muda.
ESPOS.ID - Ilustrasi (JIBI/Solopos/dok)
Harianjogja.com, BANGKOK-Sebuah bus yang mengakut rombongan studi tour dari Sekolah Wat Khao Phraya Sangkharam di Provinsi Uthai Thani Thailand terbakar di Jalan Vibhavadi Rangsit dan menewaskan sedikitnya 20 orang, yang mayoritas adalah siswa.
Tim penyelamat dan relawan dari Yayasan Ruamkatanyu langsung bergegas ke lokasi kebakaran yang telah menghanguskan bus sekolah tersebut.
Lebih dari 20 jasad ditemukan dalam kondisi berimpitan di bagian belakang bus.
Wakil Perdana Menteri Anutin Charnvirakul mengatakan bahwa menurut investigasi awal kebakaran disebabkan ban meletus, yang kemudian memicu kebakaran.
BACA JUGA: Kecelakaan Bus Pariwisata Makan Korban Jiwa Terus Berulang
Bus tingkat yang membawa siswa dari Sekolah Wat Khao Phraya Sangkharam di Provinsi Uthai Thani (sekitar 250 km di utara Bangkok) itu terbakar di dekat pusat perbelanjaan Zeer Rangsit yang berada di Jalan Vibhavadi Rangsit pada siang hari, menurut otoritas.
Total 44 orang, yang terdiri atas enam guru dan 38 siswa, berada di dalam bus yang sedang melakukan perjalanan wisata tersebut
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara-TNA
Pemkot Jogja memperkuat kolaborasi dengan ormas untuk menangani persoalan sampah, budaya, kerukunan, pendidikan, dan generasi muda.
Aviary dome Gunungkidul di Giritirto baru 17%. Proyek ditargetkan rampung Desember 2026 dan seluruh kawasan diproyeksikan selesai 2029.
BMKG memprakirakan cuaca berawan hingga hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia serta mengingatkan potensi awan cumulonimbus.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 21 September 2026 tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul 21 September 2026, lengkap rute, tarif Rp12.000–Rp26.000, serta jam keberangkatan.
Gibran menyoroti pernyataan oknum SPPG yang diduga mengejek korban MBG dan mengajak publik menjaga ruang aman bagi anak.