Advertisement
Kemenperin Terbitkan Platform JIS dan Polimer untuk Percepatan Layanan Industri
Kementerian Perindustrian melalui Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kulit, Karet, dan Plastik (BBSPJIKKP) menerbitkan dua platform berbasis website Jogja Industrial Services (JIS) dan Portal Layanan dan Informasi Terintegrasi (Polimer). - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Kementerian Perindustrian melalui Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kulit, Karet, dan Plastik (BBSPJIKKP) menerbitkan dua platform berbasis website Jogja Industrial Services (JIS) dan Portal Layanan dan Informasi Terintegrasi (Polimer). Kedua platform ini sebagai bentuk transformasi bisnis institusi pemerintah yang sebelumnya identik dengan kerumitan birokrasi, menjadi sebuah entitas Badan Layanan Umum (BLU) yang lincah, cepat dan mudah.
"Keduanya memiliki tujuan untuk meningkatkan layanan dan interaksi digital dengan pelanggan. Website ini hadir dengan tampilan modern dan user-friendly, yang memungkinkan akses lebih mudah dan cepat bagi pengguna, baik untuk informasi layanan," kata Kepala BBSPJIKKP, Hagung Eko Pawoko Sabtu (28/9/2024).
Advertisement
BACA JUGA : Apple Hapus 24 Aplikasi VPN di App Store Atas Permintaan Rusia
Ia mengatakan seluruh permintaan layanan telah terintegrasi di dalam POLIMER. Fitur unggulan yang kami hadirkan untuk pelanggan yaitu Single Sign-On (SSO), Online Order, Menu Payments, Quick Tracking, Digital Documents, Quick
Response, dan Statistic Menu. Dengan adanya kedua platform ini, pelayanan kami ke industri akan semakin cepat dan akurat sehingga industri akan semakin cepat mendapatkan kepastian akan kualitas produknya.
"Harapannya mampu mendorong peningkatan efektivitas dan efisiensi dalam pelayanan bagi industri, sejalan dengan komitmen BBSPJIKKP untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan," katanya.
Andi Rizaldi Kepala BSKJI menekankan satuan kerja di bawahnya yang memiliki tugas menyediakan layanan jasa industri untuk terus meningkatkan layanannya dan berinovasi guna mendukung industri nasional. "Industri membutuhkan layanan yang cepat, akurat, tertelusur, dan responsif karena hal itu akan berpengaruh pada produktivitasnya. Maka seluruh penyedia layanan jasa industri harus adaptif terhadap kebutuhan industri tersebut," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Periksa Budi Karya Sumadi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Kereta Api
- Prabowo: Indonesia Aman Pangan di Tengah Krisis Global
- Longsor Sampah Bantargebang: 2 Korban Lagi Ditemukan Meninggal
- Pecah Kongsi, AS Kecewa Serangan Israel ke Depot BBM Iran
- KPK Panggil Mantan Menhub Budi Karya Sumadi Terkait Suap Jalur Kereta
Advertisement
Pilur Sleman E-Voting Dinilai Efektif Meski Biaya Jadi Kendala
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Trump Sebut Harga Minyak Bisa Turun Jika Ancaman Nuklir Iran Berakhir
- Pemkot Jogja Integrasikan Wamira dan KKMP Perkuat Distribusi Pangan
- Mobil Pajero Terjebak di Kali Kuning Jalur Lava Tour Merapi
- Tips Menjaga Ginjal Tetap Sehat Saat Puasa, Cukupi Minum 68 Gelas Air
- Perang Iran vs AS-Israel Bikin Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam
- Polres Bantul Razia Miras di Trirenggo, 60 Botol Ciu Berhasil Disita
- Hindari Konflik, Eksportir DIY Alihkan Jalur Ekspor ke Luar Suez
Advertisement
Advertisement








