Ribuan Warga Pekalongan Mulai Disasar Skrining TBC
Sebanyak 1.350 warga di Kota Pekalongan menjadi sasaran skrining TBC aktif hingga September 2026 untuk mempercepat deteksi dini penularan.
Pilkada 2024 - Ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, SEMARANG—Tiga pasangan calon (paslon) dari tiga daerah di wilayah Jawa Tengah (Jateng) ini bakal melawan kotak kosong dalam Pilakda 2024 ini karena hanya ada satu paslon dari masing-masing daerah tersebut.
Ketiga daerah tersebut, yakni Kabupaten Brebes, Banyumas, dan Kabupaten Sukoharjo.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah menyebutkan hingga batas akhir masa pendaftaran pasangan calon Pilkada 2024 di tiga daerah dari 35 kabupaten/kota se-Jateng terdapat satu calon peserta atau bakal paslon tunggal.
"Hingga batas akhir waktu perpanjangan masa pendaftaran tidak ada lagi pendaftar yang diterima," kata anggota KPU Provinsi Jawa Tengah Muhammad Machruz di Semarang, Kamis, dilansir Antara
Di Kabupaten Brebes dan Banyumas, kata Machruz, terdapat bakal pasangan calon (paslon) yang mendaftar saat masa perpanjangan pendaftaran. Namun, saat diteliti syarat pendaftarannya, dinyatakan tidak penuhi syarat, kemudian dikembalikan kepada yang bersangkutan.
Dengan demikian, lanjut dia, bakal pasangan calon yang sudah mendaftar sebelumnya akan berhadapan dengan kolom kosong di surat suara pilkada.
Bakal pasangan calon yang telah mendaftar di KPU Kabupaten Sukoharjo adalah pasangan Etik Suryani-Eko Sapto Purnomo.
Sementara itu, yang mendaftar di KPU Kabupaten Banyumas adalah pasangan Sadewo Tri Lastiono-Dwi Asih Lintarti, kemudian yang mendaftar di KPU Kabupaten Brebes pasangan Paramitha Widya Kusuma-Wurja.
Sesuai dengan jadwal, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Jawa Tengah pada tanggal 27 November mendatang terdiri atas Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah serta pemilihan bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota di 35 kabupaten/kota di provinsi ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 1.350 warga di Kota Pekalongan menjadi sasaran skrining TBC aktif hingga September 2026 untuk mempercepat deteksi dini penularan.
Purbaya memastikan utang Whoosh diselesaikan tanpa membebani APBN. Pemerintah menyiapkan skema khusus di luar anggaran negara untuk KCIC.
Orang bertubuh kurus juga dapat mengalami kolesterol tinggi. Dokter spesialis jantung mengungkap empat penyebabnya, mulai dari faktor genetik, pola makan, kuran
Prabowo menyiapkan penguatan total BNN melalui regulasi, teknologi, SDM, infrastruktur, dan anggaran untuk memperkuat pemberantasan narkoba.
Jembatan Perintis Garuda di Jatisarono memangkas akses petani hingga empat kilometer dan membuka konektivitas antarpadukuhan di Kulonprogo.
Cicilan pertama Kopdes Merah Putih ke Himbara jatuh tempo pada September 2026. Pemerintah menargetkan seluruh persyaratan rampung pada Agustus.