Advertisement
Kemenhan Kirim 888 Motor Trail Listrik untuk Operasional TNI Amankan HUT RI di IKN
Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo (dua kiri) meninjau motor trail listrik yang diserahkan oleh Kemhan RI untuk mendukung pengamanan HUT RI di IKN selepas apel gelar pasukan di IKN, Jumat (16/8/2024). ANTARA - HO/Biro Humas Setjen Kemhan RI.
Advertisement
Harianjogja.com, NUNUKAN—Sebanyak 888 unit sepeda motor trail listrik dikirim ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Jumat, untuk membantu operasional pasukan TNI mengamankan rangkaian upacara HUT Ke-79 RI di Istana Negara IKN pada 17 Agustus 2024.
Kepala Biro Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan RI Brigjen TNI Edwin Adrian Sumantha saat dihubungi dari Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, Jumat, menjelaskan pengiriman motor trail listrik ke IKN merupakan tindak lanjut dari perintah Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto yang mendukung komitmen pemerintah menjadikan IKN sebagai kawasan bebas emisi.
Advertisement
Dia melanjutkan 888 motor listrik itu seluruhnya tiba di IKN, Jumat, dan 150 unit di antaranya juga telah diikutsertakan dalam apel gelar pasukan pengamanan HUT Ke-79 RI di IKN yang dipimpin oleh Panglima Daerah Militer (Pangdam) VI/Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo.
Dalam siaran resmi Kodam VI/Mulwarman, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) VI/Mulawarman Kolonel Kav. Kristiyanto menjelaskan dari 800 lebih motor trail listrik yang dikirim ke IKN hari ini, 756 di antaranya digunakan untuk operasional Kodam VI/Mulawarman, 70 unit untuk jajaran prajurit Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Balikpapan, dan 60 unit untuk Pangkalan Udara (Lanud) Dhomber Balikpapan.
“Keberadaan sepeda motor listrik ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengamanan dan turut mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat di IKN,” kata Kapendam VI/Mulawarman.
BACA JUGA: 30 Ribu Unit Motor Listrik Sudah Tersubsidi, Segini Sisa Kuota Tahun Ini
Motor-motor trail listrik yang tiba di IKN hari ini merupakan produk buatan dalam negeri, yang seluruhnya dirakit oleh PT Len Industri di Subang, Jawa Barat.
Direktur Utama PT Len Industri Bobby Rasyidin, dalam siaran resmi Kemhan RI di Jakarta, Jumat, menjelaskan tingkat komponen dalam negeri kendaraan itu mencapai 61 persen.
Motor itu, Bobby melanjutkan mampu melaju dengan kecepatan 98 kilometer per jam. Dalam kecepatan normal 40–50 km/jam, motor itu dapat digunakan selama empat jam nonstop tanpa perlu mengisi daya.
“Dengan penggunaan rantis (kendaraan taktis) trail listrik di IKN ini, kami harap ini juga bisa mengurangi polusi udara yang tidak baik saat ini,” kata Bobby.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ngaku Tuhan Kedua, Dukun Cabul di Magetan Setubuhi Istri Pasien
- Vonis Mati Tahanan Palestina oleh Israel Disorot Indonesia
- Kasus Video Profil Desa Karo, Majelis Hakim Bebaskan Amsal Sitepu
- Iran Tolak Gencatan Senjata, Minta Perang Dihentikan Total
- Kondisi Psikologis Aktivis KontraS Andrie Yunus Stabil
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Babak I Bolivia vs Irak 1-1, Tiket Piala Dunia Dipertaruhkan
- Pemkot Jogja Tegaskan Larangan Siswa Tanpa SIM Bawa Motor ke Sekolah
- Fenomena Pink Moon Muncul 1-2 April, Bisa Disaksikan Malam Ini
- Kirab HUT Sri Sultan HB X, Malioboro Ditutup Mulai Kamis Pagi
- Ramp Tol Jogja-Solo di Trihanggo Dikebut, Gerbang Tol Segera Dibangun
- Malioboro Ditutup saat Kirab HUT Sultan HB X, Ini Rute Pengalihan Arus
- Film Zona Merah Naik Level, Cerita Zombie Kini Menyasar Kota
Advertisement
Advertisement







