ESDM: Penggunaan B50 Diproyeksikan Hemat Devisa Rp157 Triliun
Implementasi B50 mulai 1 Juli 2026 diproyeksikan menghemat devisa Rp157,28 triliun, mengurangi impor solar, dan meningkatkan nilai tambah sawit.
Presiden Joko Widodo memperlihatkan suasana di dalam Kantor Presiden atau yang disebut Istana Garuda di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Senin, yang di dalamnya terdapat ruang konferensi hingga balkon. /Antara.
Harianjogja.com, IKN—Presiden Joko Widodo memperlihatkan suasana di dalam Kantor Presiden atau yang disebut Istana Garuda di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Senin, yang di dalamnya terdapat ruang konferensi hingga balkon.
Dilaporkan Antara, pintu di sayap kiri gedung menjadi akses masuk bagi tamu maupun para menteri yang masuk ke dalam ruangan. Saat memasuki area terima tamu, terdapat lampu kristal gantung sebagai penerangan dengan dilengkapi aksesoris hiasan di sebagian dinding berwarna cokelat keemasan.
BACA JUGA : Jokowi Ajak Pesohor Tanah Air untuk Meninjau Pembangunan IKN
Presiden didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno pun mengajak awak media menuju balkon dengan menaiki lift. Sesampainya di lantai bagian atas, Presiden memperlihatkan area balkon luar ruangan.
Dari balkon, Presiden memperlihatkan pemandangan Ibu Kota Nusantara yang berhadapan langsung dengan Sumbu Kebangsaan, gedung Kantor Kemenko 1-4 serta area plaza seremoni di Plaza Timur.
Matahari pagi dari balkon Istana Garuda pun membuat Presiden sesekali menyipitkan matanya. Meski demikian, ia mengaku panas matahari itu baik untuk kesehatan.
"Tidak panas. Ini matahari pagi, sehat," katanya kepada awak media.
Tur pun berlanjut saat Presiden memperlihatkan ruang konferensi untuk media. Di dalam ruangan itu, sudah berjejer belasan bangku yang saling berhadapan, serta barisan bendera Merah Putih dan lambang burung Garuda yang menjadi latar pada dinding.
Terdapat pula dua layar datar untuk keperluan presentasi yang menampilkan logo HUT ke-79 RI. Presiden didampingi Mensesneg Pratikno duduk di antara belasan bangku tersebut, seraya memandang ruangan sekitar. "Bagus ya?," tanya Presiden kepada awak media.
Kemudian awak media pun kembali bertanya apakah ruangan ini untuk digunakan saat konferensi pers (konpers). "Iya, ruang untuk media. Ruang untuk konpers, untuk konpers," jawab Presiden.
BACA JUGA : Lho! Jokowi Minta Desain IKN Direvisi, Ini Penyebabnya
Presiden pun menceritakan bahwa ia tidak bisa memperlihatkan ruangan lainnya, mengingat masih banyaknya pekerja yang menyelesaikan tahap akhir (finishing) dan pembersihan di sekitar gedung.
"Saya melihat semuanya masih dalam proses karena di sini ada ribuan orang yang bekerja, saya tidak mau banyak mengganggu mereka, biar progresnya tidak terhambat karena kedatangan saya," kata Presiden.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Implementasi B50 mulai 1 Juli 2026 diproyeksikan menghemat devisa Rp157,28 triliun, mengurangi impor solar, dan meningkatkan nilai tambah sawit.
Telegram kalah di pengadilan, blokir 6 hari di India tetap berlaku. Hakim sebut perintah pemerintah beralasan untuk cegah kecurangan ujian kedokteran.
Ismael Kone alami patah tulang fibula dan tibia seusai tekel keras di laga Kanada kontra Qatar. Simak fakta cedera horor lainnya dalam sejarah Piala Dunia.
Fenomena AI Slop membuat internet dibanjiri konten berkualitas rendah. Simak dampaknya bagi literasi, dunia kreatif, dan kepercayaan publik terhadap AI.
Turkiye dan Paraguay menjalani duel hidup mati di Grup D Piala Dunia 2026. Kedua tim wajib menang untuk menjaga peluang lolos ke babak 32 besar.
DKP Bantul menebar belasan ribu benih ikan lokal di sungai untuk menjaga ekosistem, konservasi, dan keberlanjutan perikanan daerah.