APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Subsidi Melonjak
Defisit APBN Semester I 2026 menyusut menjadi Rp196,5 triliun, namun belanja subsidi dan kompensasi melonjak hingga Rp233 triliun.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto (tengah) saat konferensi pers di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (22/5/2024). (ANTARA/HO-PDIP)
Harianjogja.com, JAKARTA – Ponsel, tas dan agenda milik Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto disita oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga antirasuah ini pun menegaskan hal itu sesuai aturan bahwa penyidiknya berhak melakukan itu.
Hasto diperiksa sekitar 4 jam oleh penyidik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta pada Senin (10/6/2024). Saat diperiksa, penyidik turut menyita barang-barang milik Hasto melalui stafnya, Kusnadi. Dia menyatakan keberatan terhadap upaya paksa oleh penyidik KPK itu.
BACA JUGA: KPK Amankan Uang Miliaran Hingga Puluhan Kendaraan dari Kasus Gratifikasi Bupati Kukar
KPK lalu menyebut HP itu merupakan alat bukti terkait dengan kasus yang menyeret Harun Masiku, yaitu dugaan suap penetapan anggota DPR pergantian antarwaktu (PAW) 2019-2024.
"Penyitaan HP milik saudara H [Hasto] adalah bagian dari kewenangan penyidik dalam rangka mencari bukti-bukti terjadinya peristiwa tipikor dimaksud," ujar Tim Juru Bicara (Jubir) KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (10/6/2024).
Berdasarkan kronologi versi KPK, penyidik awalnya disebut menanyakan keberadaan alat komunikasi milik Hasto. Kemudian, politisi PDIP tersebut mengatakan bahwa handphone-nya dipegang oleh staf.
Kemudian, penyidik meminta staf Hasto, Kusnadi, untuk dipanggil dan langsung menyita barang bukti berupa handphone, catatan dan agenda milik Hasto. "Penyidik akan mengagendakan Pemeriksaan saksi H berikutnya," ujar Budi.
Adapun Hasto sebelumnya menyebut sempat berdebat dengan penyidik KPK usai ponsel dan tasnya disita pada pemeriksaan hari ini di Gedung KPK, Jakarta, Senin (10/6/2024).
Hasto mengaku hanya bertemu dengan penyidik selama 1,5 jam dari total sekitar 4 jam yang dihabiskan di ruang pemeriksaan. Tas dan ponselnya pun disita oleh penyidik.
"Pemeriksaan saya belum masuk materi pokok perkara, karena di tengah-tengah itu kemudian staf saya yang namanya Kusnadi, itu dipanggil katanya untuk bertemu dengan saya. Tetapi kemudian tasnya dan handphone-nya atas nama saya itu disita," ujar Hasto di Gedung KPK, Jakarta, Senin (10/6/2024).
Politisi PDIP itu lalu mengaku berdebat dengan pihak penyidik. Dia menilai berhak didampingi oleh penasihat hukum sebagaimana diatur dalam KUHAP. Oleh sebab itu, Hasto menyatakan keberatan atas langkah yang diambil oleh penyidik itu.
"Sehingga kemudian kami tadi berdebat karena sepengetahuan saya sebagai saksi di dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana saya berhak untuk didampingi penasihat hukum. Dan kemudian akhirnya saya memutuskan bahwa pemeriksaan nantinya untuk dilanjutkan pada kesempatan lain," tuturnya.
Ke depan, lanjutnya, Hasto menyatakan bakal memenuhi panggilan KPK selanjutnya. Sebagai informasi, Harun Masiku merupakan mantan caleg PDIP 2019–2024. Dia ditetapkan tersangka lantaran diduga memberikan suap kepada mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan, agar bisa ditetapkan sebagai pengganti Nazarudin Kiemas yang lolos ke Senayan namun meninggal dunia.
Harun ditetapkan masuk dalam DPO KPK sejak 2020. Berbeda nasibnya dengan Harun, Wahyu telah menjalani masa hukuman pidana penjara usai divonis bersalah di pengadilan pada 2021. Kendati divonis tujuh tahun, Wahyu sudah dibebaskan secara bersyarat per 6 Oktober 2023.
Pada Desember 2023, Wahyu kembali dipanggil oleh penyidik KPK untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus yang sama. Rumahnya di Banjarnegara juga sempat digeledah.
Sebulan sebelumnya, KPK kembali menerbitkan surat penangkapan terhadap Harun. Penyidik KPK bahkan sampai berangkat ke luar negeri untuk mencari keberadaannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Defisit APBN Semester I 2026 menyusut menjadi Rp196,5 triliun, namun belanja subsidi dan kompensasi melonjak hingga Rp233 triliun.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.