Sidang Febrie Adriansyah Segera Digelar, Tim Hukum Siap Melawan
Berkas Febrie Adriansyah telah P-21 dan dilimpahkan ke Kejari Jaksel. Tim hukum siap menguji bukti dan tuduhan jaksa di persidangan.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung RI Ketut Sumedana. ANTARA/HO-Puspenkum Kejagung
Harianjogja.com, JAKARTA—Heboh teror penguntitan yang dilakukan anggota Brimob terhadap Jampidsus, Febrie Adriansyah oleh oknum Densus 88. Kejaksaan Agung (Kejagung) membenarkan konvoi satuan Brimob di sekitar gedung kantor pusat Korps Adhyaksa itu masih terkait dengan peristiwa penguntitan.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung RI, Ketut Sumedana menjelaskan seluruh persoalan itu telah diselesaikan oleh pimpinan dua institusi yakni Kapolri dan Jaksa Agung. "Ya [konvoi Brimob] itu rangkaian semuanya yang sudah dilaporkan kepada pimpinan. Pimpinan sudah menyelesaikannya dengan baik. Pak Kapolri, dan Pak Jaksa Agung sudah ketemu," ujarnya di Kejagung, Rabu (29/5/2024).
BACA JUGA : Densus 88 Kuntit Jampidsus, Begini Hubungan Jaksa Agung dengan Kapolri
Sebelumnya, Ketut telah mengamini penguntitan Jampidsus Febrie dilakukan oleh oknum Densus 88. Saat dilakukan pemeriksaan, Kejagung menemukan anggota Densus itu sedang melakukan profiling terhadap Jampidsus. Kini, oknum anggota dari kesatuan Detasemen Khusus Anti-teror 88 itu telah diserahkan ke Direktorat Pengamanan Internal (Paminal) Polri untuk ditangani lebih lanjut oleh kepolisian.
Ketut menekankan pihaknya kerap kali mendapatkan "teror" ketika menangani kasus yang besar. Menurutnya, hal tersebut menjadi lumrah atau biasa dilakukan terhadap kejaksaan. "Jadi kita, siapapun itu, pekerjaan semua mengandung risiko, apalagi sebagai penyidik ya. Apalagi jampidsus, risikonya banyak. Tetap pengamanan itu seperti biasanya," ucapnya.
Sebagai informasi, video konvoi di sekitar markas Kejagung menjadi sorotan. Sejumlah motor trail hingga kendaraan taktis (rantis) tampak berjalan beriringan sembari menyalakan sirine ketika melintas di depan gedung Kejagung pada Senin (20/5/2024). Berdasarkan pantauan JIBI/Bisnis di lokasi, pada Selasa (21/5/2024) personel Polisi Militer (PM) lengkap dengan kendaraannya tengah menjaga di gerbang Kejagung. Bahkan, penjagaan serupa terjadi hingga Kamis (23/5/2024).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berkas Febrie Adriansyah telah P-21 dan dilimpahkan ke Kejari Jaksel. Tim hukum siap menguji bukti dan tuduhan jaksa di persidangan.
MK menyatakan permohonan hak mempertahankan nomor HP saat berganti operator atau MNP tidak dapat diterima karena dinilai kabur.
Disdik Sleman menyebut laporan SD Negeri Ledoknongko tidak mencantumkan siswa sebagai ABK, berbeda dengan informasi awal kepolisian.
Kejagung menyatakan Kolonel Budi Utomo tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG dan ditahan sejak Agustus 2026 di Pomdam Jaya.
Indonesia menguasai 41% produksi nikel olahan dunia. Pemerintah mendorong hilirisasi berlanjut ke ekosistem baterai.
WJNC 2026 diperpanjang dari Tugu hingga Titik Nol Kilometer. Pemkot Jogja menargetkan 60.000 pengunjung dan siapkan rekayasa lalu lintas.