Polda Metro Tangkap 21 Orang Jelang Demo Jakarta Hari Ini
Polda Metro Jaya menangkap 21 orang jelang demo Jakarta, Selasa (18/8/2026). Polisi mengamankan petasan, flare, dan botol molotov.
Suasana di luar kantor UNRWA di Jalur Gaza. ANTARA - Anadolu Agency
Harianjogja.com, JAKARTA— Penyerangan militer Iran ke ke jantung kota, Tel Aviv, Israel pada Minggu (14/4/2024) mendapat perhatian dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Dilansir TASS, Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres meminta agar seluruh pihak bisa menahan diri atas penyerangan Iran tersebut. Pasalnya, PBB mengkhawatirkan efek domino akibat peperangan di Timur Tengah itu.
BACA JUGA: Iran Serang Israel, Begini Nasib WNI Menurut Kemenlu RI
"Saya mendesak semua pihak untuk menahan diri secara maksimal guna menghindari tindakan apa pun yang dapat mengarah pada konfrontasi militer besar-besaran di berbagai bidang di Timur Tengah," ujarnya, Minggu (14/4/2024).
Lebih jauh, dia mengaku bahwa pihaknya sudah tidak mampu menanggung perang baik dalam skala wilayah maupun internasional. “Saya telah berulang kali menekankan bahwa baik kawasan maupun dunia tidak mampu melakukan perang lagi," imbuhnya.
Diberitakan sebelumnya, Iran telah meluncurkan drone peledak dan menembakkan rudal ke Israel dalam serangan langsung pertamanya ke wilayah Israel, pada Sabtu malam (13/4/2024).
Iran telah bersumpah akan melakukan pembalasan atas serangan Israel terhadap Konsulatnya di Damaskus yang menewaskan tujuh petugas Garda Revolusi termasuk dua komandan senior dan mengatakan bahwa serangan tersebut merupakan hukuman atas kejahatan Israel, pada 1 April lalu.
BACA JUGA: Serangan Iran ke Israel Sesuai Pasal 51 Piagam PBB
“Jika rezim Israel melakukan kesalahan lagi, tanggapan Iran akan jauh lebih parah,” kata misi Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Adapun, serangan itu berisiko meningkatkan eskalasi besar ketika Amerika Serikat (AS) berjanji memberikan dukungan kuat kepada Israel.
Di sisi lain, militer Israel mengatakan lebih dari 100 drone diluncurkan dari Iran, dan sumber keamanan di Irak dan Yordania melaporkan 10 drone terlihat berterbangan di langit, dan para pejabat AS mengatakan militernya telah menembak jatuh beberapa drone tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Polda Metro Jaya menangkap 21 orang jelang demo Jakarta, Selasa (18/8/2026). Polisi mengamankan petasan, flare, dan botol molotov.
Bapanas menegaskan bansos beras tahap II 2026 harus diterima utuh tanpa pungutan. Cek syarat, penerima, dan cara mengambilnya.
Perkembangan AI dinilai harus tetap berpijak pada martabat manusia, kemampuan berpikir kritis, etika, dan tanggung jawab.
KTT BRICS ke-18 di India mempertemukan 11 negara anggota di tengah konflik AS-Iran dan Rusia-Ukraina yang berdampak pada ekonomi global.
Sekolah di Jogja memperkuat literasi, numerasi, dan STEM berbasis PISA untuk meningkatkan daya kritis, kreativitas, dan kemampuan siswa.
Tim SAR mengerahkan helikopter HR-3604 untuk memperluas pencarian delapan jurnalis dan awak kapal yang hilang di Selat Sunda.