Advertisement
Angkatan Laut Korsel dan AS Latihan Perang di Laut Timur
Kapal perang Amerika USS Greenbay-20 berlayar membentuk formasi pada Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) photo exercise (photo ex) Super Garuda Shield 2023 di Laut Jawa, Madura, Jawa Timur, Sabtu (9/9/2023). ANTARA FOTO/Rizal Hanafi - Spt.
Advertisement
Harianjogja.com, SEOUL—Korea Selatan dan Amerika Serikat latihan perang laut bersama untuk peperangan ranjau di Laut Timur. Latihan ini untuk mengasah keterampilan dalam mencegah ancaman keamanan maritim dan memastikan navigasi yang aman di laut.
“Latihan ini dirancang untuk melatih angkatan laut Korea Selatan dan Amerika untuk mempraktikkan prosedur dan taktik dalam membuka jalur navigasi yang aman dan memperkuat kemampuan respons bersama terhadap skenario perang ranjau yang rumit,” kata Angkatan Laut Korea Selatan di Seoul, Selasa (9/4/2024).
Advertisement
Latihan tahunan tersebut dimulai 1 April selama sembilan hari di perairan Pohang, 262 kilometer tenggara Seoul yang melibatkan sembilan kapal angkatan laut dan empat helikopter dari kedua negara.
Baca Juga
Pimpin Latihan Penerjun Payung, Kom Jong Un Serukan Persiapan Perang
Latihan Tempur Perkotaan di Jogja, Ada Adu Tembak Para Sniper di Sekitar Mandala Krida
Beri Peringatan! China Gelar Latihan Militer Buntut Kunjungan Wapres Taiwan ke AS
Pada latihan perang itu, AS mengirimkan pangkalan laut ekspedisi USS Miguel Keith (ESB 5) untuk pertama kalinya yang disertai dengan dua kapal angkatan laut lainnya dan helikopter MH-53.
Kapal Miguel Keith sepanjang 240 meter dirancang untuk menyediakan pangkalan pendaratan helikopter terapung dan memberikan dukungan lain untuk operasi militer sebagai pangkalan ekspedisi laut.
Sedangkan Korea Selatan mengerahkan enam kapal, termasuk kapal pengangkut ranjau Nampo MLS-II, serta helikopter patroli maritim P-3 dan helikopter UH-60.
Latihan gabungan tersebut melakukan berbagai latihan untuk mengasah keterampilan dalam memasang, mendeteksi dan menghilangkan ranjau, memberikan dukungan logistik dan pendaratan helikopter di kapal untuk melatih kemampuan pelaut dalam melindungi pelabuhan-pelabuhan utama dan rute lalu lintas maritim dalam situasi serupa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Jumat Agung, Tablo Salib di Gereja Pugeran Jogja Dihidupkan Anak Muda
Advertisement
Advertisement






