KPK Sita Uang Lebih dari Rp6 Miliar Terkait Izin Tinggal WNA
KPK menyita uang lebih dari Rp6 miliar seusai memeriksa tiga pejabat imigrasi dalam kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA.
Foto ilustrasi tim SAR. - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, LOMBOK—Tim SAR Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) akhirnya menemukan pemilik perahu yang terdampar di Dermaga Kampung Baru Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur, setelah melakukan pencarian di perairan daerah setempat.
Kepala Kantor SAR Mataram Lalu Wahyu Efendi di Selong, Minggu mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga bernama Sahman dan potensi SAR Lombok Timur, bahwa korban ditemukan dalam keadaan selamat serta telah dibawa ke RSUD Keruak.
"Kami mengecek kebenaran informasi penemuan korban tersebut dengan mendatangi rumah sakit," katanya.
BACA JUGA : Musim Bawal Laut, Sekali Melaut Nelayan Kulonprogo Bisa Raup Rp12 Juta
Setibanya di RSUD Keruak, Tim SAR gabungan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan keluarga, dengan hasil orang yang ditemukan tersebut merupakan korban yang dicari atas nama Rozi (30) asal Poton Bako Desa Jerowaru, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur.
"Korban ditemukan dalam kondisi lemas, jarak sekitar 1,66 Nm dari lokasi perkiraan korban hilang," tambahnya.
Sebelumnya, Tim SAR Mataram melakukan pencarian terhadap nelayan yang dikabarkan hilang setelah perahunya terdampar dan ditemukan warga di Dermaga Kampung Baru, Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Selasa (20/02).
Perahu tersebut pertama kali dilihat oleh para pemancing, mesin perahu itu dalam keadaan hidup dan menabrak tiang dermaga.
“Sampan tersebut milik Rozi (30) warga Poton Bako, Desa Jerowaru, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur. Ia pergi melaut mencari cumi sekitar pukul 19.30 Wita pada Minggu (18/2),” katanya.
Setelah mendapatkan informasi, Tim Penyelamatan Pos SAR Kayangan bersama TNI, Polri, BPBD, Damkar, Unit SAR Lombok Timur, warga/nelayan setempat melakukan pencarian di perairan Tanjung Luar.
Pencarian dilakukan di sepanjang kawasan pantai Tanjung Luar atau di sekitar perahu korban ditemukan. Lima hari kemudian korban ditemukan dalam kondisi lemas oleh seorang nelayan pada jarak sekitar 1,66 Nm dari titik korban diperkirakan hilang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK menyita uang lebih dari Rp6 miliar seusai memeriksa tiga pejabat imigrasi dalam kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA.
Anak Kampung Sadang, Bandung Barat, menyeberangi Waduk Saguling dengan rakit untuk sekolah. Warga berharap akses jembatan segera dibangun.
Kemnaker menyiapkan strategi triple skilling berupa upskilling, reskilling, dan cross-skilling untuk menghadapi perubahan dunia kerja akibat AI.
Job fair disabilitas Kulonprogo mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan. Riski dan Arif berbagi perjuangan mencari pekerjaan inklusif.
Pembangunan inklusif di Indonesia disoroti. Ohana Indonesia mendesak reformasi anggaran dan pemenuhan hak kelompok difabel.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Sabtu (29/8/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis