Advertisement
Mengawal Distribusi Logistik Pemilu di Pedalaman, Polisi Harus Berjalan Kaki
Personel Polres Banggai mengawal distribusi logistik Pemilu 2024 hingga ke wilayah pedalaman Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai dengan berjalan kaki di Banggai, Sulteng, Kamis (8/2/2024). - Antara - ist/Humas Polda Sulteng
Advertisement
Harianjogja.com, BANGGAI—Distribusi logistik Pemilu 2024 di wilayah pedalaman butuh upaya lebih. Empat personel Kepolisian Resor (Polres) Banggai, Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) mengawal distribusi logistik hingga ke wilayah pedalaman Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai dengan berjalan kaki.
"Karena jaraknya yang cukup jauh sekitar tiga hari berjalan kaki, sehingga logistik Pemilu 2024 ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) Desa Baloa Doda, Kecamatan Pagimana didistribusikan lebih awal mulai tanggal 8 Februari," kata Kapolsek Pagimana AKP Makmur di Kabupaten Banggai, Jumat .
Advertisement
Ia mengemukakan pengawalan distribusi logistik dilakukan lebih awal ke TPS di desa tersebut untuk mengantisipasi kondisi cuaca yang tak menentu.
Sementara itu, pendistribusian logistik pemilu di Kabupaten Banggai ke setiap kecamatan telah mulai dilakukan dari tanggal 5 Februari 2024, untuk 1.211 TPS yang ada di daerah itu.
BACA JUGA: Libur Isra Mikraj, Kereta Api Jadi Favorit Wisatawan ke Jogja
Kapolsek menyebut empat personel Polres Banggai yang ditugaskan yakni Aiptu Frets Adolof Rombot, Bripka Agus Tongkasi, Brigpol Mohammad Rifandi Yasin dan Brigpol I Gede Aryadi Oka.
Dalam perjalanan, kata dia, para petugas yang terdiri dari TNI-Polri, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan warga setempat harus mendaki gunung, melewati hutan belantara dan menerjang beberapa sungai yang deras untuk sampai ke desa tersebut.
"Pengawalan logistik Pemilu yang terdiri dari kotak dan surat suara serta dokumen lainnya ini dilakukan sebagai wujud komitmen Polri menyukseskan pesta demokrasi," katanya.
Ia mengemukakan, dalam perjalanan pengawalan itu, tim yang bertugas membawa perbekalan makanan seadanya, seperti beras, mi instan, sarden dan lainnya.
"Semua ini dilakukan sebagai wujud dedikasi agar pelaksanaan Pemilu 2024 tahap pencoblosan pada 14 Pebruari nanti dapat berjalan lancar," katanya.
Karena itu, dia berharap tim yang bertugas tidak mendapatkan kendala dan hambatan, seperti hujan deras serta hewan buas dalam perjalanan itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Wapres Gibran Lepas Alumni Pejuang Digital untuk Pendidikan 3T
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Lagi, Tiga Prajurit Indonesia Terluka dalam Ledakan di Lebanon
Advertisement
Advertisement






