Advertisement
Wapres Harap NU-Muhammadiyah Tingkatkan Kiprah Jaga Perdamaian dunia
Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin saat berada di Kantor Kapanewon Prambanan pada Selasa (9/1/2024). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta organisasi Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah dapat meningkatkan kiprah menjaga perdamaian di kancah global.
Sekretariat Wakil Presiden (Wapres) menginformasikan pernyataan itu disampaikan Wapres Ma'ruf menjelang pemberian Zayed Award bagi NU dan Muhammadiyah, di Abu Dhabi. "NU dan Muhammadiyah harus terus berperan, selain peran yang sifatnya lokal, nasional, kemudian peran globalnya harus terus dilakukan," kata Wapres kepada awak media usai meninjau Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Abu Dhabi di Al Yaqout Street, Embassies District, Plot 42, Sector W59-02, Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA), hari ini (5/2/2024).
Advertisement
Wapres terkesan dengan berbagai upaya yang dilakukan dua ormas Islam tersebut dalam menjaga toleransi antarumat beragama, hingga berhasil menarik perhatian masyarakat dunia.
Baca Juga
Perdamaian Dunia Makin Sulit Terwujud
Berdialog Perdamaian Dunia, Tokoh Buddha dari 17 Negara Berkunjung ke Museum Muhammadiyah
Ikut Ciptakan Perdamaian Dunia, Begini Cara Presiden Jokowi
Menurut Ma'ruf, upaya tersebut turut berkontribusi pada citra Indonesia sebagai negara yang paling toleran di seluruh dunia. "Bahkan belum lama ini, saya didatangi Majelis Hukama yang berpusat di Abu Dhabi diketuai oleh Syaikhul Azhar, datang ke Indonesia mengatakan bahwa negara Indonesia ini adalah negara paling toleran di dunia. Ini tidak lepas dari peran kedua organisasi ini, NU dan Muhammadiyah, di dalam kehidupan kita berbangsa, sebagai bangsa yang paling toleran," katanya.
Ke depan, Wapres berharap agar NU dan Muhammadiyah dapat terus meningkatkan perannya dan senantiasa menjadi teladan bagi negara-negara lain di dunia. "Kemarin dalam sambutan Presiden Timor Leste, ia mengatakan, kami memang tidak punya organisasi seperti NU dan Muhammadiyah. Karena itu, ia berharap peran NU dan Muhammadiyah juga bisa berpengaruh di negara Timor Leste," katanya.
Hadir mendampingi Wapres dalam keterangan pers ini, Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Abu Dhabi Zaenal Abidin, Konsul Jenderal RI di Dubai K. Chandra Negara dan Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Adies Kadir Tegaskan Mundur dari Perkara Golkar di MK, Ini Alasannya
- Gempa Darat M3,1 Guncang Pasaman, Getaran Terasa hingga Bukittinggi
- BGN dan Kemensos Matangkan Penyaluran MBG bagi Lansia dan Disabilitas
- BPJS Kesehatan Jelaskan Mekanisme Reaktivasi PBI JKN, Begini Caranya
- Ormas Islam Pahami Alasan Prabowo Masukkan RI ke Dewan Perdamaian
Advertisement
Dinkes Kota Jogja Perketat Surveilans Cegah Masuk Virus Nipah
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Viral Pedagang Sate di Malioboro, DPRD Usul Ada Area Khusus
- Kesaksian Berubah di Sidang Hibah Sleman, JPU Curiga Ada Tekanan
- Indonesia Ajukan Diri Gelar Piala Asia 2031, Ini Para Pesaingnya
- Bupati Kulonprogo Beri Bantuan Peralatan Sekolah ke Anak Yatim Piatu
- Masjid Jogokariyan Siapkan 370 Lapak Pasar Sore Ramadan
- DP3 Sleman Sediakan Enam Jenis Obat Penyakit Ikan, Gratis
- Jadwal Lengkap KRL Solo-Jogja Kamis 5 Februari 2026
Advertisement
Advertisement



