Advertisement
4 Bulan, Satgas P3GN Ringkus 11.828 Tersangka Kasus Narkoba
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Petrus Reinhard Golose (tengah) didampingi perwakilan dari Organisasi Antinarkotika Internasional menunjukkan barang bukti hasil penangkapan bulan Desember 2022 disela penyampaian Laporan Kinerja Akhir Tahun BNN di Gedung BNN, Jakarta, Kamis (29/12/2022). Sepanjang tahun 2022, BNN telah mengungkap 49 jaringan dengan rincian 26 jaringan nasional dan 23 jaringan internasional. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Sejak September-Desember 2023, Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P3GN) Polri berhasil menangkap 11.828 tersangka.
Ketua Satgas P3GN, Irjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan pengungkapan kasus ini dilakukan oleh tim gabungan mulai dari Bareskrim Polri, Polda dan Polres seluruh Indonesia dan stakeholder lainnya seperti Bea dan Cukai hingga BNN RI.
Advertisement
"Total pengungkapan Satgas Penanggulangan Narkoba dari awal dibentuk tanggal 21 September 2023 hingga saat ini telah menangkap 11.828 tersangka," kata Asep di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (29/12/2023).
BACA JUGA: BNN Kota Jogja Waspadai Peredaran Narkotika Selama Perayaan Malam Tahun Baru
Wakabareskrim Polri ini merincikan dari jumlah tersebut terdiri dari 9.628 yang tengah dilakukan penyidikan, dan 2.200 sedang dilakukan rehabilitasi. Adapun, pengungkapan itu dilakukan berdasarkan dari 7.921 laporan polisi yang diterima dari masyarakat.
Asep menambahkan bahwa Satgas P3GN telah berhasil menyita sejumlah barang bukti narkoba mulai dari sabu hingga kokain. Perinciannya, Sabu sebanyak 1.896,43 kilogram atau 1,896 ton, ekstasi sebanyak 706.712 butir, lalu ganja sebanyak 815.350 gram atau 800 kilogram.
Selain itu, barang bukti kokain Sebanyak 2.039 gram, tembakau gorila sebanyak 115.342 gram, heroin sebanyak satu gram, ketamin sebanyak 22.743 gram, dan obat keras sebanyak 3.112.204 butir.
Jenderal Bintang Dua itu mengatakan ada sejumlah kasus menonjol yang berhasil diungkap oleh Satgas tersebut yang tersebar mulai dari Aceh, Riau, Jakarta Barat, Sumatera Selatan, hingga Surabaya.
"Dari belasan ribu tersangka, 9.628 tersangka saat ini tengah dilakukan penyidikan, sementara 2.200 tengah dilakukan rehabilitasi," tambahnya,
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
DAMRI Buka Rute Jogja-Semarang, Lewat Borobudur dan Kota Lama
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tabrakan Maut di Sedayu Bantul, 3 Remaja Tewas
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Jangan Sampai Keliru
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
Advertisement
Advertisement






