Advertisement

Kementerian PUPR Selesaikan 99 Proyek Strategis Nasional selama 2023

Newswire
Rabu, 06 Desember 2023 - 01:17 WIB
Mediani Dyah Natalia
Kementerian PUPR Selesaikan 99 Proyek Strategis Nasional selama 2023 Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono ditemui di Fakultas Teknik UGM, Kamis (3/8/2023). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan 99 Proyek Strategis Nasional (PSN) selama 2023.

"Dari 170 PSN yang ditugaskan kepada Kementerian PUPR, sampai dengan tahun 2023 telah dapat diselesaikan 99 PSN," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, di Jakarta, Selasa (5/12/2023).

Advertisement

Adapun proyek-proyek PSN yang telah diselesaikan, seperti 42 proyek bendungan dan 2.143 km tambahan jalan tol.

"Sebanyak 40 PSN lainnya diselesaikan pada tahun 2024 dan sisanya setelah tahun 2024," kata Basuki.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Koordinator (Permenko) Bidang Perekonomian No. 21/2022, Kementerian PUPR mengemban amanah untuk melaksanakan pembangunan PSN yang tersebar di seluruh Indonesia.

Baca Juga:

Kementerian PUPR Serahkan Barang Milik Negara Senilai Rp15,41 Triliun

Dijanjikan Kemudahan Akses Jalan, Pengusaha Resto Tertipu Petugas Palsu Kemen-PUPR

Kementerian PUPR Bangun Kantor Senilai Rp2,1 Triliun di IKN

PSN dirancang dengan prioritas pada pembangunan infrastruktur yang diharapkan dapat menciptakan dampak positif beruntun (multiplier effect) bagi pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Kementerian PUPR terus mempercepat penyelesaian proyek-proyek berkategori PSN agar dapat rampung pada tahun 2024.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi kerja keras dan kecepatan Kementerian PUPR atas pembangunan berbagai infrastruktur.

Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu prioritas utama Presiden Jokowi selama sembilan tahun pemerintahannya hingga saat ini. Pembangunan infrastruktur menjadi fondasi dalam rangka mendesain pertumbuhan ekonomi di Indonesia

Pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan secara besar-besaran sejak tahun 2014 membuat daya saing Indonesia meningkat. Dalam IMD Global Competitiveness Index bidang infrastruktur, peringkat Indonesia meningkat dari 54 pada tahun 2014 menjadi peringkat 51 pada saat ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

alt

Gunungkidul Digelontor Rp20 Miliar untuk Padat Karya

Gunungkidul
| Jum'at, 23 Februari 2024, 14:17 WIB

Advertisement

alt

Rayakan Imlek, Solo Safari Sambut Pengunjung dengan Beragam Acara Seru

Wisata
| Senin, 12 Februari 2024, 17:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement