Advertisement

Ingin NU Miliki Lembaga seperti Bappenas, Ketua PBNU Bakal Angkat Erick Thohir Jadi Ketua Lakpesdam

Newswire
Sabtu, 02 Desember 2023 - 19:17 WIB
Mediani Dyah Natalia
Ingin NU Miliki Lembaga seperti Bappenas, Ketua PBNU Bakal Angkat Erick Thohir Jadi Ketua Lakpesdam Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf. / Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyatakan akan mengangkat Erick Thohir sebagai Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PBNU. Lembaga tersebut diharapkan dapat menjadi Bappenas-nya NU.

Gus Yahya ingin mengangkat Erick sebagai Ketua Lakpesdam PBNU untuk membangun teknokrasi dalam operasi organisasi karena Erick dinilai memiliki pengalaman dalam hal tersebut dan telah rekam jejak yang bagus.

Advertisement

"Saya mau membangun teknokrasi dalam operasi organisasional. Dan Pak Erick sangat berpengalaman, punya track record yang bagus sekali. Saya ingin membangun Lakpesdam ini menjadi Bappenas-nya NU," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (2/12/2023).

Baca Juga:
Menteri BUMN Erick Thohir Ingin Bandara YIA Jadi Etalase Kebudayaan

Erick Thohir Kaji Ulang Kebijakan Investasi

PBNU Bakal Menggelar Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar

Dalam keterangan yang sama, Gus Yahya juga menyinggung soal Muktamar Pemikiran NU 2023 yang diselenggarakan oleh Lakpesdam PBNU di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, dari Jumat 1 Desember sampai 3 Desember 2023.

"Kami mengharapkan muktamar ini bisa memunculkan gagasan-gagasan yang bernas untuk Nahdlatul Ulama, untuk bangsa dan negara serta untuk kemanusiaan," kata Gus Yahya.

Terkait Muktamar tersebut yang digelar pada momen tahun politik sekarang ini, Gus Yahya menekankan, NU tidak boleh dibawa-bawa untuk kepentingan politik mana pun. NU juga tidak boleh dicatut namanya untuk kepentingan politik.

Kalau pun kemudian ada capres atau cawapres yang mencatut nama NU, Gus Yahya menegaskan itu harus ditolak. "Kalau ada capres cawapres yang mencatut bagaimana?, ya kita tolak," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

alt

Tiket Digital Masuk Pantai Gunungkidul Segera Dirilis, 2 Tempat Ini Jadi Uji Coba

Gunungkidul
| Minggu, 25 Februari 2024, 18:47 WIB

Advertisement

alt

Melihat Kemeriahan Cap Go Meh di Kelenteng Sijuk

Wisata
| Sabtu, 24 Februari 2024, 22:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement