Advertisement
Pusat Pemerintahan Jawa Barat Pindah ke Tegalluar Masih Sebatas Wacana
Minggu, 08 Oktober 2023 - 22:07 WIB
Mediani Dyah Natalia
Advertisement
Harianjogja.com, BANDUNG—Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Jawa Barat tak memprioritaskan rencana pemindahan pusat pemerintahan ke Tegalluar. Awalnya, lokasi tersebut dipilih karena akan disatukan dengan pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Tegalluar, Kabupaten Bandung
Wacana pemindahan pusat pemerintahan pertama kali muncul saat Gubernur Jabar dijabat Ridwan Kamil dengan alasan konektivitas Stasiun Kereta Cepat Tegalluar.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Barat, Iendra Sofyan mengatakan rencana pemindahan ini belum ada tindak lanjut. Bahkan, sebelum masa jabatan Gubernur Ridwan Kamil habis tidak ada pembahasan soal wacana itu.
"Nah, sampai sejauh ini, sampai terakhir Pak RK berhenti kemarin, itu belum ada pembahasan tindak lanjut. Jadi, kita juga masih menunggu kebijakan ke depan," katanya dikutip Minggu (8/10/2023).
Pihaknya memastikan pemindahan pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat ke Tegalluar juga tidak ada dalam RPJPD. Sehingga, rencana tersebut bisa dibilang hanya sebatas wacana.
"Belum. Untuk jangka pendek apalagi tidak ada. Ini kita masih membahas. Nah, tentunya saya pikir nanti ini perlu ada pembahasan lebih dalam," ungkapnya.
Ada beberapa alasan mengapa rencana pemindahan ini belum masuk RPJPD. Salah satunya, pada saat pembahasan ini harus dilakukan bersama dengan DPRD.
"Ini saya kira perlu ada pendapat politis ya. Nanti mungkin dengan teman-teman DPRD ya pada saat membahas perda RPJP," ucapnya.
Berdasarkan rencana awal, pemindahan pusat pemerintahan ini akan menempatkan seluruh kantor dinas dalam satu area. Sebab saat ini perkantoran dari masing-masing dinas maaih tersebar, tidak dalam waktu kawasan.
"Secara konsep makro memang demikian. Jadi, supaya tidak tercecer. Meskipun memang belum mengerucut, memang ada beberapa alternatif lokasi. Memang diantaranya adalah Tegalluar, kemudian di BIJB, di sana," katanya.
Menurutnya pemindahan pusat perkantoran tidak hanya melibatkan Pemprov Jabar saja. Apalagi untuk lokasi yang sejauh ini masih belum pasti.
"Paling penting saat ini, tempat saja masih belum mengerucut, masih menjadi wacana, demikian," pungkasnya.
Sebelumnya, saat masih menjabat Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil telah menepis isu pemindahan ibu kota Provinsi Jabar ke Tegalluar yang beredar di media.
Dia menegaskan yang berpindah bukanlah ibu kota provinsi, melainkan pusat pemerintahan yang akan disatukan dengan pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Tegalluar, Kabupaten Bandung. Namun itu pun baru pada tahap wacana.
"Bukan pemindahan ibu kota, tapi wacana penyatuan pusat pemerintahan. Jadi jangan pakai sebutan ibu kota karena itu jelas berbeda," kata Ridwan Kamil, Minggu (16/10/2022).
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Dituduh Danai Isu Ijazah Jokowi, JK Akan Melapor ke Bareskrim Hari Ini
- IAEA Kecam Serangan Dekat PLTN Iran, Peringatkan Risiko Nuklir
- Serangan AS-Israel Tewaskan 5 Tentara Iran di Ardabil
- Hari Terakhir Pendaftaran! Cek Link Rekrutmen TPM P3TGAI 2026 Kemen PU
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
Advertisement
Jadwal Prameks Jogja Kutoarjo 6 April 2026, Warga Padati Jam Favorit
Jogja
| Senin, 06 April 2026, 10:57 WIB
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Wisata
| Minggu, 05 April 2026, 21:47 WIB
Advertisement
Berita Populer
- Lima Nama Muncul di Muscab PKB Sleman, Ini Daftarnya
- Serangan AS-Israel Tewaskan 5 Tentara Iran di Ardabil
- Desentralisasi Sampah Dimulai, Pindad Siapkan Teknologi Tanpa Asap
- IAEA Kecam Serangan Dekat PLTN Iran, Peringatkan Risiko Nuklir
- Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
- NGUDARASA: Timor Leste, Nasibmu Kini
- Tips Tidur Siang Sehat agar Tidak Bikin Sulit Tidur Malam
Advertisement
Advertisement





