Advertisement
Kapan Jenazah Pendekar PSHT Korban Tawuran di Taiwan Dipulangkan? Berikut Penjelasan BP3MI

Advertisement
Harianjogja.com, TRENGGALEK—Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran (BP3MI) siap membantu memfasilitasi pemulangan jenazah pekerja migran Indonesia (PMI) asal Watulimo, Trenggalek, Jawa Timur yang menjadi korban meninggal dalam insiden tawuran antarkelompok pesilat di Taiwan, Sabtu (2/9/2023).
"Kami tentu akan memfasilitasi kepulangan jenazah baik dari Bandara Soekarno-Hatta ke Juanda hingga ke rumah duka. Kami juga berkoordinasi dengan Disperinaker Trenggalek dan pihak kepolisian," kata Kepala BP3MI Jawa Timur, Titis Wulandari di rumah duka di Desa Karanggandu Kecamatan Watulimo, Trenggalek, dikutip dari Antara, Jumat (8/9/2023).
Advertisement
Tetapi kapan pemulangan jenazah bisa dilakukan, Titis belum bisa memastikan kepada pihak keluarga. Pasalnya, insiden itu saat ini masih dalam penanganan kepolisian di Taiwan.
Melansir laporan Taiwan News, sebanyak 15 PMI dilaporkan telah ditetapkan sebagai tersangka, dari 29 orang yang ditangkap.
Lima belas tersangka itu kini telah dipindahkan ke Kantor Kejaksaan Distrik Changhua untuk diselidiki atas tuduhan pembunuhan, penyerangan dan berpartisipasi dalam perkelahian yang mematikan.
"Masih proses pendalaman dan pemeriksaan, kita nggak tahu berapa lama. Kita terus berkoordinasi," ujarnya.
BACA JUGA: Kronologi Bentrok 2 Kelompok Silat Indonesia, Penyebab Pendekar PSHT Meninggal
Ia menjelaskan, BP3MI nantinya juga akan memberikan bantuan hukum bagi PMI yang terlibat bentrok.
Namun untuk pendamping hukum PMI yang terlibat bentrok di luar stasiun kereta api di Kota Changhua itu, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah, dalam hal ini Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipe. Termasuk langkah-langkah untuk mengantisipasi insiden serupa terjadi, mengingat peristiwa bentrok antar PMI bukan pertama kalinya terjadi.
"Soal bantuan hukum, kita serahkan ke pemerintah. Termasuk kita akan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan Ketenagakerjaan terkait kegiatan tenaga kerja PMI kita di sana," katanya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Trenggalek, Heri Yulianto menyatakan sampai saat ini pihaknya belum mendapat informasi resmi soal penyebab kematian Jaenal Fanani di Taiwan.
BACA JUGA: Keluarga Pendekar PSHT Korban Tawuran antar Perguruan Silat di Taiwan Tuntut Keadilan
Kendati begitu, lanjut dia, pihaknya sudah melakukan pendataan kepengurusan kepulangan jenazah tersebut, terutama yang berkaitan dengan surat kuasa.
"Kami mengumpulkan data dan informasi meskipun sifatnya masih informal, belum resmi korban adalah warga Trenggalek ini. Permintaan form UPTP2TK (Disnakertrans) Surabaya untuk memfasilitasi kepengurusan surat kuasa, dibutuhkan untuk pengurusan jenazah dan kepulangannya," kata dia.
Informasi informal yang dia dapat, kepulangan jenazah Jaenal Fanani harus menunggu putusan pengadilan di sana. Sementara untuk kapan waktunya, pihaknya belum dapat memastikan.
Di sisi lain, pihaknya mendapatkan pesan dari KDEI untuk menahan adanya informasi-informasi liar yang dikhawatirkan menimbulkan keresahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Wisatawan Diimbau Mewaspadai Potensi Gelombang Tinggi di Pesisir Laut Selatan Jawa
- Volume Kendaraan yang Masuk ke Jakarta Mulai Meningkat
- Menteri Perhubungan Pastikan Persiapan Menghadapi Arus Balik Telah Maksimal
- Liga Arab Sebut Israel Mengobarkan Perang di Palestina, Lebanon dan Suriah, Sengaja Melanggar Kesepakatan
- Balon Udara Liar di Wonosobo Meresahkan, Polisi Temukan Tanpa Pengikat di Tiga Lokasi
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Balon Udara Liar di Wonosobo Meresahkan, Polisi Temukan Tanpa Pengikat di Tiga Lokasi
- Sistem One Way Arus Balik Lebaran Diterapkan dari Tol Kalikangkung Semarang hingga Brebes
- Pemungutan Suara Ulang Pilkada Akan Digelar 5 dan 9 April, Berikut Daftar Daerahnya
- Hadapi Puncak Arus Balik, Contraflow Satu Lajur Diberlakukan di KM 70 hingga KM 36 Tol Jape
- Jumlah Korban Meninggal Dampak Gempa Myanmar Bertambah Jadi 3.301 Orang
- Puncak Arus Balik Lebaran 2025 Diprediksi Terjadi pada Hari Ini dan Besok
- Arus Balik Lebaran 2025, Ini Lokasi Rest Area Tol Trans Jawa untuk Istirahat dan Kenali Tipenya
Advertisement
Advertisement