Pengguna BPJS PBI di Jogja: Bikin Tenang, Tak Perlu Pikir Biaya
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengaku mendapatkan pelayanan yang sama dengan pasien umum saat menjalani perawatan di Rumah Sakit DKT
Rektor, Prof. Dr. Sugiyarto, M.Sc. (tengah) dalam Sosialisasi Tranformasi Menuju Badan Layanan Umum (BLU) kepada seluruh pegawai, Rabu (6/9) di Gedung dr. H. R. Suparsono. Ist
KOTA MAGELANG—Universitas Tidar menyelenggarakan Sosialisasi Tranformasi Menuju Badan Layanan Umum (BLU) kepada seluruh pegawai, Rabu (6/9/2023) di Gedung dr. H. R. Suparsono.
“Transformasi UNTIDAR dari Satker menjadi BLU bertujuan untuk memperbaiki kualitas pendidikan terutama dalam bidang pengelolaan keuangan dan Sumber Daya Manusia (SDM),” ujar Rektor, Prof. Dr.Sugiyarto, M.Sc. pada sambutannya di Magelang.
Sumber pendapatan diluar Uang Kuliah Tunggal (UKT) seperti kandang ayam dan Laboratorium Terpadu yang potensial menghasilkan dana tambahan di posisi UNTIDAR saat ini yaitu Satker harus disetorkan kembali ke negara.
“Kampus terbatas atau tidak dapat mengelola pendapatan tersebut secara langsung,” tambah Rektor.
BACA JUGA: Kronologi Bentrok 2 Kelompok Silat Indonesia, Penyebab Pendekar PSHT Meninggal
Keadaan ini menjadi salah satu kendala disaat kampus UNTIDAR ingin meningkatkan layanan kepada stakeholder utamanya mahasiswa.
Selain keleluasaan dalam pengelolaan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), PTN BLU juga bisa lebih fleksibel dalam pengelolaan SDM. Baik dalam perekrutan maupun dalam penentuan pendapatan.
“Pinginnya hujannya lebih merata, bukan hujan local saja. Pendapatan pegawai diperhatikan sehingga tidak jauh berbeda karena berdampak dalam psikologi nantinya dalam melaksanakan tugas kesehariannya,” jelas Rektor.
Menjadi lebih baik dalam layanan pada stakeholder terutama pada mahasiswa. "Mari bersama untuk satu UNTIDAR berkembang untuk menjadi lebih baik," harap Rektor.
Drs. Santoso Tri Hananto, M.Acc., Ak., Tim Tranformasi Satker-BLU Universitas Sebelas Maret (UNS) menjelaskan bahwa BLU adalah instansi di lingkungan Pemerintah yang dibentuk untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat berupa penyediaan barang dan/atau jasa yang dijual tanpa mengutamakan mencari keuntungan dan dalam melakukan kegiatannya didasarkan pada prinsip efisiensi dan produktivitas.
“BLU bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan berdasarkan prinsip ekonomi dan produktivitas, dan penerapan Praktik Bisnis yang Sehat,” ujar Dekan Sekolah Vokasi UNS ini.
Praktik Bisnis yang Sehat adalah penyelenggaraan fungsi organisasi berdasarkan kaidah-kaidah manajemen yang baik dalam rangka pemberian layanan yang bermutu dan berkesinambungan.
“UNTIDAR harus bersiap merumuskan sistem akuntansi yang handal dimana pada saat bersamaan memunculkan data laporan keuangan dan laporan kinerja. BLU lebih fleksibel tapi tetap mengacu peraturan yang ada,” jelasnya.
Fleksibilitas pengelolaan keuangan yang diperoleh seperti pengadaan barang jasa, pengelolaan utang dan piutang, kas, pendapatan dan belanja. Pendapatan dapat digunakan untuk belanja dengan aturan yang telah ditetapkan. Kampus dapat merumuskan sistem penggajian pegawai dan mendesain sistem remunerasi pegawai dengan melakukan konsultasi berkala dengan Kementerian Keuangan.
Kegiatan Sosialisasi Tranformasi UNTIDAR menuju BLU ini diikuti sekitar 400 pegawai yang terdiri dari Tenaga Pendidik/Dosen, Tenaga Kependidikan (Tendik), Petugas Kebersihan, Satpam dll.
"Ke depan, mahasiswa percaya diri bahwa prodinya itu akreditasinya itu minimal baik sekali untuk mewujudkan itu butuh sinergi bituh transfirmasi dan akselerasi nanati akan reputasi yang baik. Keterpcercayaan Untidar semakin meningkat otmatis mahasiswa yg baik dengan kesanggupan yang membayar lebih baik. Kita tidak lagi berpikir jangka pendek tapi jangka panjang dengan mengawali dengan membangun kuliatan sistem pembelajaran," katanya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengaku mendapatkan pelayanan yang sama dengan pasien umum saat menjalani perawatan di Rumah Sakit DKT
Pelajar asal Ngampilan tewas dibacok dalam aksi klitih di Kotabaru Jogja setelah diduga dikejar pelaku dari Jalan Magelang.
Wali Kota Solo Respati Ardi mengevaluasi petugas keamanan Stadion Manahan setelah kasus hilangnya sepeda Polygon viral di media sosial.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.